Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ciuman Mesra Kekasih Malah Bikin Gadis Ini Meninggal

Sontak pascaberciuman, Myriam tiba-tiba mengalami sesak napas. Ia sempat menggunakan in-haler asma, tetapi tak berhasil meredakan rasa sesaknya.

Ciuman Mesra Kekasih Malah Bikin Gadis Ini Meninggal
facebook
Myriam Durce-Lemay. 

TRIBUNNEWS.COM - Peristiwa tragis menimpa gadis cantik yang meninggal dunia setelah dicium mesra sang kekasihnya.

Perempuan asal Kanada, Myriam Durce-Lemay (20) harus kehilangan nyawanya karena ternyata ia memiliki alergi kacang yang kebetulan saat itu sang kekasih diketahui habis melahap sandwich berisi selai kacang.

Sontak pascaberciuman, Myriam tiba-tiba mengalami sesak napas. Ia sempat menggunakan in-haler asma, tetapi tak berhasil meredakan rasa sesaknya.

Myriam pun langsung menanyakan pacarnya, apakah baru saja makan kacang. Ketika sang kekasih menjawab "ya" Myriam langsung menyuruh pacarnya memanggil ambulans.

Pacar Myriam langsung menelepon 911 dan tim medis datang setelah 8 menit kemudian. Namun, kondisi Myriam makin memburuk.

Di dalam ambulans, tim medis sempat memberikan obat alergi epinefrin, tetapi Myriam juga sudah mengalami kehilangan fungsi jantung secara tiba-tiba dan mendadak.

Dokter menyatakan Myriam terkena anoksia serebral yang cukup parah, di mana otak kekurangan oksigen. Sayang, nyawa wanita itu pun akhirnya tak tertolong.

Ibu Myriam, Micheline Durce menceritakan kasus anaknya ini kepada media untuk mengingatkan mereka yang memiliki alergi kacang.

Ia menceritakan, putrinya sempat mengungkapkan bahwa sedang jatuh cinta pada pacar barunya.

"Sayangnya, dia tidak punya waktu untuk mengatakan ia memiliki alergi kacang," kata Micheline.

Kepala alergi pediatrik, imunologi dan dermatologi di Rumah Sakit Anak Montreal, dokter Christine McCusker mengatakan, remaja dan dewasa muda usia 15-30 tahun adalah yang paling berisiko untuk shock anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang bisa menyebabkan kematian.

Untuk mengelola alergi, kuncinya adalah memberitahu orang lain dan membawa Epipen. Epipen adalah alat suntik untuk pasien yang alerginya cukup parah.

Myriam saat itu diketahui tidak membawa Epipen dan tidak menggunakan gelang medis penanda alergi. Telegraph UK

Dian Maharani/KompasFemale
 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas