Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pengaruh Dua Negara Hadang Bambang Brodjonegoro dalam Pemilihan Presiden IFAD

Dalam proeses pemilihan, Bambang kalah dengan tiga kandidat lain di pemilihan tahap kedua.

Pengaruh Dua Negara Hadang Bambang Brodjonegoro dalam Pemilihan Presiden IFAD
KOMPAS IMAGES
Bambang Brodjonegoro 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Proses pemilihan yang digelar di Roma, Italia, Rabu (15/2/2017) lalu, mengakhiri langkah Bambang Brodjonegoro dalam pemilihan Presiden International Fund for Agricultural Development (IFAD). Dalam proeses pemilihan, Bambang kalah dengan tiga kandidat lain di pemilihan tahap kedua.

Mantan Perdana Menteri Togo, Gilbert Fossoun Houngbo akhirnya mengalahkan para kandidat lain. Houngbo meraih mayoritas dukungan dalam dua kali pemilihan.

Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas Danang Rizki Ginanjar yang ikut menyaksikan proses pemilihan menjelaskan, pada putaran pertama Bambang lolos bersama Houngbo dan politikus Italia Paolo De Castro.

Ada delapan negara yang bertarung memperebutkan kursi presiden IFAD. Yakni Indonesia, Turki, Italia, Swiss, Dominika, Maroko, Togo dan Meksiko.

Pada pemilihan pertama Houngbo meraih 39,623 persen suara, Paolo De Castro 15,088 persen dan Bambang 15,088 persen.

Tiga kandidat kemudian lolos ke putaran kedua. Sementara lima calon lain tersingkir.Houngbo di putaran kedua berhasil meraih suara terbanyak, dengan 54,432 persen.

Disusul kemudian Paolo De Castro dengan jumlah suara 20,341 persen. Sementara Bambang meraih suara 17,654 persen.

"Houngbo menjadi Presiden IFAD masa jabatan 2017-2021 dan mulai bertugas tanggal 1 April 2017," ujar Danang melalui siaran pers yang disampaikan ke media.

Dijelaskan, pemilihan presiden IFAD ditentukan oleh besar kecilnya kontribusi permodalan masing-masing negara kepada lembaga internasional yang berbasis di Roma itu.

Ada sepuluh negara yang memiliki suara paling besar. Kesepuluh negara itu adalah Amerika Serikat (6,98 persen), Italia (4,22 persen), Jerman (4,09 persen), Jepang (4,09 persen), Belanda (3,83 persen), Arab Saudi (3,52 persen), Kanada (3,44 persen), Inggris (3,29 persen).

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas