Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Istri Johanes, Saksi Kunci Kasus e-KTP yang Tewas ''Ia Suami yang Penuh Pengabdian''

Nama Johannes Marliem dan istrinya Mai Chie Thor juga ada dalam daftar donatur Partai Demokrat, meskipun keduanya diselimuti kontroversi.

Istri Johanes, Saksi Kunci Kasus e-KTP yang Tewas ''Ia Suami yang Penuh Pengabdian''
facebook.com/johannesmarliem78
Johannes Marliem 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan meninggal di kawasan perumahan Beverly Grove, Los Angeles, California, Kamis dini hari (10/8) adalah Johannes Marliem.

“Dari informasi yang diterima KBRI Washington DC dari otoritas keamanan Amerika, jenazah yang ditemukan meninggal itu adalah Johannes Marliem,’’ ujar Arrmanatha Natsir, juru bicara Kementerian Luar Negeri ketika dihubungi VOA Sabtu (12/8/2017).

Lebih jauh disampaikan bahwa Johannes Marliem ditemukan tewas sekitar jam 2 dini hari pada 10 Agustus 2017.

“Otoritas keamanan setempat masih melakukan investigasi terkait penyebab dan insiden sebelum terjadinya kematian itu,” tambah Arrmanatha.

Media di AS Laporkan Insiden di Beverly Drove, Tapi Belum Ada Keterangan Resmi Soal Identitas Mayat yang Ditemukan

Beberapa media di Amerika sebelumnya melaporkan tim kepolisian Los Angeles tiba di Beverly Drove Rabu sore (9/8) setelah menerima informasi adanya seorang laki-laki yang mengancam akan melukai dirinya dan beberapa orang yang bersamanya.

Kawasan pemukiman itu pun di-lockdown, dimana tidak ada seorang pun yang diijinkan keluar masuk lokasi, dan puluhan polisi – termasuk tim SWAT dan FBI – mengepung rumah dimana laki-laki itu berada.

ABC News melaporkan setelah melakukan perundingan, yang tampaknya lewat email FBI, laki-laki itu melepaskan seorang perempuan dan seorang anak.

Seorang tetangga yang tinggal tepat di seberang rumah itu mengatakan FBI telah menggeledah rumah yang sama sehari sebelumnya.

“Ada sekelompok petugas bersenjata api yang mengenakan seragam dengan lambang FBI di dada dan topi mereka, mendatangi rumah itu Selasa (8/8/2017),” ujar Jim Hedges kepada media-media di Amerika.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas