Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Apple iPhone X yang mahal dan canggih, apa reaksi media?

Keputusan Apple untuk meluncurkan ponsel sangat canggih, berharga sangat mahal dengan fitur pengenalan muka menimbulkan reaksi yang cukup kuat.

Ketika CEO Apple Tim Cook menyatakan iPhone X sebagai "loncatan terbesar sejak iPhone pertama" pada peluncurannya baru-baru ini, Anda mungkin bertanya apakah dia merujuk ke fiturnya atau harganya.

Dengan model top-end seharga £1,149 (Rp20 juta), pelanggan membayar biaya premium untuk menukar sensor sidik jari mereka dengan pemindai wajah dan kemampuan membuat monyet animasi atau emoji kotoran meniru muka mereka.

Dalam memilih untuk menyebut model itu sebagai "sepuluh" dan bukan "x", perusahaan itu juga telah menyingkirkan kebiasaan penamaannya dan menyebabkan sedikit kebingungan - akankah ada iPhone 9 - atau memang IX?

Tentu saja, itu masalah untuk hari lain. Dan internet telah memiliki banyak hal lain untuk dikeluhkan sementara ini...

Cnet

Dua pertanyaan terbesar untuk saya, fokus pada perubahan desain iPhone X yang paling berani, membuang tombol home. Akankah itu benar-benar membuat ponsel lebih nyaman digunakan? Dan akankah menggunakan wajah Anda untuk membuka kunci telepon menguntungkan Anda, atau apakah itu hanya solusi ilusi?

The Verge

IPhone X mungkin merupakan iPhone paling kuat yang pernah ada, namun dibandingkan dengan hampir semua andalan Android lain, sulit untuk memilih kategori mana yang dipimpin ponsel ini - setidaknya di atas kertas saat membandingkan spesifikasi mentah. Tapi jika Apple telah menunjukkan satu hal berkali-kali dalam setiap generasi iPhone, itu adalah sekedar pengoptimalan perangkat keras dan perangkat lunak - jika tidak lebih.

Wall Street Journal

Desain baru iPhone X - layar tepi-ke-tepi sebesar 5,8 inci - telah membangkitkan harapan bahwa hal itu dapat membalikkan keberuntungan Apple di Cina, karena penjualan di sana telah jatuh enam kuartal berturut-turut. Konsumen Cina lebih peduli dengan penampilan ponsel dibanding konsumen di pasar lain, dan Apple tetap mempertahankan tampilan yang sama selama tiga tahun.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas