Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Pemerintah Indonesia Akan Beri Pelatihan Kepada Tenaga Medis di Rakhine State

“Jadi untuk tenaga medisnya semakin besar, jumlah semakin banyak dan akan ada pelatihan perawat dan paramedik akan jalan terus,”

Pemerintah Indonesia Akan Beri Pelatihan Kepada Tenaga Medis di Rakhine State
Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe
Bantuan untuk korban kemanusiaan Rakhine State diterbangkan melalui Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, YANGON - Pemerintah Indonesia tidak hanya akan membangun rumah sakit di Rakhine State.

Rencananya pemerintah Indonesia pun akan memberikan pelatihan kepada tenaga medis yang nantinya akan bertugas.

“Jadi untuk tenaga medisnya semakin besar, jumlah semakin banyak dan akan ada pelatihan perawat dan paramedik akan jalan terus,” ujar Pelaksana Fungsi Politik KBRI Myanmar, Bonifatius Agung di Kantor KBRI di Yangon, Sabtu (23/9/2017).

Baca: PP Muhammadiyah Lepas Tim Kemanusiaan ke Bangladesh Untuk Bantu Pengungsia Rohingya

“Pak dubes sudah ajak rumah sakit di Jakarta seperti Mayapada, siap untuk melatih nursenya. Juga dari Siloam,” kata Boni.

Selain memberikan pelatihan kepada tenaga medis, Pemerintah Indonesia akan melengkapi fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut.

Baca: Ketua PBNU: Krisis Rohingya Kejadian Paling Kejam Di Abad 21

“Kita dengan pimpinan pak dubes, kita akan kerjasama juga dengan negara-negara Scandinavia untuk ikut serta melengkapi (fasilitas kesehatan),” kata Boni.

Rumah sakit tersebut kini akan memasuki tahap kedua, yakni pengerukan dan pembangunan fondasi yang diperkirakan akan selesai dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

Baca: Solidaritas Lintas Agama Nyatakan Sikap Bersatu Bantu Rohingya

Ditargetkan, pembangunan rumah sakit yang memakan anggaran sebesar Rp 25 miliar tersebut akan selesai pada tahun 2018 mendatang.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas