Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Gelar Ratu Kencantikan Myanmar Dicabut Gara-gara Unggah Video Rohingya di Facebook

Ratu kecantikan Myanmar dicabut gelarnya setelah mengeluarkan komentar yang menyebut bahwa kelompok militan ARSA sebagai penyebab krisis di Rakhine.

Gelar Ratu Kencantikan Myanmar Dicabut Gara-gara Unggah Video Rohingya di Facebook
Shwe Eain Si
Shwe Eain Si dinobatkan sebagai Miss Grand Myanmar awal tahun ini. 

TRIBUNNEWS.COM, MYANMAR - Ratu kecantikan Myanmar dicabut gelarnya setelah mengeluarkan komentar yang menyebut bahwa kelompok militan ARSA sebagai penyebab krisis di Rakhine.

ARSA adalah kependekan dari Tentara Pembebasan Rohingya Arakan, yang oleh pemerintah dan militer Myanmar dituduh melakukan serangan terhadap pos-pos keamanan dan juga terhadap warga sipil di Rakhine.

Penyelenggara kontes meminta Shwe Eain Si, demikian nama ratu kecantikan tersebut, mengembalikan mahkota.

Shwe juga dilarang mengikuti kontes kecantikan internasional di Vietnam 5-26 Oktober.

Penyelenggara mengatakan bahwa 'komentar Shwe Eain Si tidak pantas'.

Menanggapi keputusan ini, Shwe Eain Si menggelar keterangan pers hari Selasa (03/10) dan menegaskan dirinya tidak menyesal mengeluarkan komentar tersebut.

Baca: Temui Menkopolhukam, Dubes Australia Bahas Krisis Rohingya

Ia juga mengatakan tak menyesal tak dibolehkan mengikuti kontes kecantikan internasional di Vietnam.

Komentar bahwa ARSA adalah penyebab krisis di Rakhine disampaikan melalui rekaman video yang diunggah ke Facebook pada pertengahan September atau beberapa pekan setelah pecah krisis kemanusiaan di Rakhine.

Krisis ini menyebabkan lebih dari 500.000 warga minoritas Muslim Rohingya menyelamatkan diri ke negara tetangga Bangladesh.
'Silakan datang sendiri ke Rakhine'

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas