Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kekurangan Tahanan, 24 Penjara di Belanda Tutup Sejak 2013

Pada 2013, pemerintah Belanda menutup 19 lembaga pemasyarakatan karena kekurangan pelaku kejahatan untuk mengisinya.

Kekurangan Tahanan, 24 Penjara di Belanda Tutup Sejak 2013
(Alamy/Telegraph)
Beginilah suasana di dalam salah satu sel di sebuah penjara di Scheveningen, Belanda. 

TRIBUNNEWS.COM, AMSTERDAM - Pada 2013, pemerintah Belanda menutup 19 lembaga pemasyarakatan karena kekurangan pelaku kejahatan untuk mengisinya.

Kini, jumlah penjara yang ditutup bertambah lima lagi sehingga sejak empat tahun lalu sudah 24 penjara berhenti beroperasi.

Penutupan lima penjara ini setidaknya mengakibatkan hampir 2.000 orang kehilangan pekerjaan mereka.

Baca: Hanya Gara-gara Ditegur Saat Tertawa, Ridwan Cs Keroyok dan Tusuk Agung Hingga Tewas

Hanya 700 orang dari mereka yang mengalami transisi ke pekerjaan baru yang belum ditetapkan dalam sistem penegakan hukum Belanda.

Sebenarnya, tren ditutupnya penjara di Belanda sudah mulai terlihat sejak angka kejahatan menurun sejak 2004.

Masalah kosongnya penjara ini, meski di satu sisi terlihat bagus karena berarti minimnya krinimalitas, tetapi di sisi lain buruk karena banyak orang yang bekerja di berbagai penjara ini.

Alhasil pada September tahun lalu, Belanda "mengimpor" 240 pelaku kriminal dari Norwegia hanya untuk mengisi penjara-penjaranya yang kosong.

Meski demikian, menurut laporan harian The Telegraaf, Menteri Kehakiman Belanda Ard van der Steur mengatakan kepada parlemen bahwa biaya operasional penjara-penjara kosong itu terlalu mahal bagi negeri sekecil Belanda.

Baca: Berlaku Tak Sopan, Guru Ini Pukul Bisul di Patat Muridnya, Orang Tuanya Tak Terima

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas