Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemkot Surabaya Harus Lewat Pusat Kalau Mau Dapat Dana dari Luar Indonesia

Risma lebih fokus cari uang dalam negeri saja untuk membangun kota Surabaya.

Pemkot Surabaya Harus Lewat Pusat Kalau Mau Dapat Dana dari Luar Indonesia
Richard Susilo
Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T (55) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Walikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T, mengaku kesulitan dapatkan dana dari luar negeri baik dari Pemerintah maupun lewat swasta luar negeri. Semua bantuan harus lewat Pemerintah Pusat.

"Sebenarnya ada yang mau bantu Surabaya dari luar Indonesia, tapi semua harus lewat Pusat dan cukup ribet lama serta makan waktu dan makan uang. Itu pun belum tentu berhasil mungkin. Lha kalau tidak berhasil itu kan uang rakyat sayang dong uang itu."

Jadi, tambahnya, Risma lebih fokus cari uang dalam negeri saja untuk membangun kota Surabaya.

Kini diakuinya sedang merancang pembuatan kereta api utara selatan barat timur untuk lebih memudahkan transportasi dan menjauhkan macet.

"Asing ada yang tertarik dan dia bisa ikut serta proyek kalau buka usaha di Indonesia joint dengan perusahaan lokal Indonesia. Moga-moga saja lancar proyek ini sehingga bisa semakin meningkatkan kesejahteraan rakyat Surabaya nantinya.

Dana pembangunan pada hakekatnya akhirnya dicarinya sendiri dalam negeri Indonesia juga lewat gotong royong dengan rakyat Surabaya.

"Kita motivasi rakyat supaya mau gotong royong membangun kota nya sendiri sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik. Itu yang kita lakukan people power dari rakyat Surabaya sendiri."

Bagaimana bantuan dari Pemerintah Pusat di Jakarta ?

"Waduh mas anggaran kita sampai sekarang dipotong lebih dari 10%. Tapi ya tak apalah mungkin perhitungannya harus demikian. Jadi ya kita mesti mati-matian cari uang sendiri di dalam negeri," tekan ibu dua anak yang pernah ke berbagai kota di Jepang sekitar 10 kali antara lain ke Nagoya, Osaka, Tokyo, Yokohama, Kita Kyushu, Kobe, Hiroshima dan Kochi.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas