Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Polemik Yerusalem

Palestina Pulangkan Husam Zomlot, Perwakilan PLO di Amerika Serikat

Polemik Yerusalem kali ini berujung pada pemulangan sementara perwakilan Palestina untuk AS.

Palestina Pulangkan Husam Zomlot, Perwakilan PLO di Amerika Serikat
LA Times/ Associated Press/Andrew Harnik
Husam Zomlot, perwakilan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk AS. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Polemik Yerusalem kali ini berujung pada pemulangan sementara perwakilan Palestina untuk AS.

Husam Zomlot, perwakilan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk AS, dipanggil untuk pulang dari Washington oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Maliki, Minggu (31/12/2017).

Pemulangan tersebut dilakukan tiga minggu setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memutuskan untuk memindahkan kedutaannya ke kota tersebut.

Menurut Maliki, pemulangan dilakukan untuk mendiskusikan langkah-langkah ke depan terkait tugas Zomlot dan respons Palestina terhadap pernyataan Trump soal Yerusalem.

Maliki mengatakan, Zomlot akan kembali bertugas di Washington usai libur tahun baru.

Baca: Muslimah Rusia Aina Gamzatova Tantang Putin di Pilpres 2018, Siapa Bakal Menang?

Pernyataan Trump soal Yerusalem sempat memicu kecaman dan kritik dari sejumlah pemimpin negara serta komunitas internasional.

Namun, Trump menegaskan bahwa melalui pengakuan itu, dirinya tidak bermaksud untuk menentukan bahwa seluruh wilayah Yerusalem itu secara resmi akan menjadi wilayah Israel.

"Kami tidak bermaksud untuk menjadi penentu status wilayah tersebut dan hal-hal lain terkait itu, termasuk soal batas wilayah spesifik kedaulatan Israel di Yerusalem," katanya.

Trump juga mengatakan, kesepakatan perdamaian antara Israel dan Palestina tetap menjadi prioritas utama kebijakan urusan luar negeri AS.

Baca: Kasus Pencurian Tali Pocong di Pemakaman Ciputat Masih Misterius

Namun, pernyataan Trump tersebut justru dinilai telah mengasingkan Palestina dari upaya perdamaian Israel-Palestina.

Usai Trump menyampaikan pernyataannya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melakukan dialog apapun dengan pihak AS, sampai keputusan Trump diubah.

Wakil Presiden AS Mike Pence yang tadinya sudah dijadwalkan untuk mengunjungi Palestina dan menemui Abbas, akhirnya membatalkan rencana kunjungannya itu. (LA Times/Arab News)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Berita Terkait :#Polemik Yerusalem

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas