Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Polemik Yerusalem

Tak Puas Klaim Yerusalem, Trump Tebar Ancaman 'Mengerikan' untuk Rakyat Palestina

Tak puas mengklaim Yerusalem untuk Israel, Donald Trump menebar ancaman untuk rakyat Palestina.

Tak Puas Klaim Yerusalem, Trump Tebar Ancaman 'Mengerikan' untuk Rakyat Palestina
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah peserta membakar poster wajah Donald Trump saat aksi solidaritas untuk Palestina di depan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (15/12/2017). Aksi yang diikuti berbagai ormas islam tersebut, sebagai bentuk protes kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota baru Israel. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR) 

TRIBUNNEWS.COM - Tak puas mengklaim Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menebar ancaman untuk rakyat Palestina.

Seperti dilansir dari BBC, Rabu (3/1/2018), Trump mengatakan AS bisa menyetop pembayaran bantuan untuk rakyat Palestina yang enggan berbicara soal kedamaian.

Melalui akun jejaring sosial Twitter @realDonaldTrump, dia berkicau AS tidak menerima apresiasi maupun penghormatan sebagai balasan atas bantuan itu.

Trump juga berkicau bahwa pernyataan Yerusalem sebagai ibukota Israel membuat Palestina melenceng dari meja diskusi terkait pembicaraan damai.

Sementara, rakyat Palestina menilai langkah AS terkait status Yerusalem tidak bisa lagi menjadikannya penengah dari pembicaraan damai tersebut.

Kicauan Trump terkait embargo bantuan untuk Palestina berawal dari cuitannya terkait sokongan keuangan buat Pakistan.

Dalam cuitannya, Trump mengatakan Pakistan hanya memberikan kebohongan dan tipuan sebagai timbal balik bantuan miliaran dollar yang diberikannya.

"Bukan cuma ke Pakistan, kami membayar miliaran dollar hanya untuk omong kosong," kicau Trump.

"Sebagai contoh, kami membayar rakyat Palestina ratusan juta dollar per tahun dan tidak mendapatkan apresiasi apapun," cuit Trump.

"Mereka (rakyat) Palestina bahkan tidak mau bernegosiasi terkait pernyataan damai dengan Israel," lanjutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rendy Sadikin
  Loading comments...

Berita Terkait :#Polemik Yerusalem

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas