Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Uni Afrika: Donald Trump harus minta maaf atas komentarnya

Organisasi negara-negara Afrika telah meminta agar Presiden AS Donald Trump meminta maaf setelah dia dilaporkan menyebut negara-negara di benua

Organisasi yang mewakili negara-negara Afrika telah meminta agar Presiden AS Donald Trump meminta maaf setelah dia dilaporkan menyebut negara-negara di benua itu dengan "lobang kotoran".

Perwakilan kelompok tersebut di Washington DC mengungkapkan rasa "terkejut, kecewa dan marah" dan mengatakan bahwa administrasi Trump salah memahami orang-orang Afrika.

Presiden AS itu membuat pernyataan itu dalam sebuah pertemuan pada hari Kamis mengenai imigrasi.

Tapi Trump menyangkal bahwa dia menggunakan kata-kata yang dilaporkan.

Sangkalannya didukung oleh dua orang Republikan yang ikut di pertemuan Gedung Putih itu, namun Senator Demokrat Dick Durbin mengatakan bahwa Trump beberapa kali menyebut negara-negara Afrika dengan "lobang kotoran" dan menggunakan kalimat yang "rasis".

Pada hari Jumat, Trump mengetwit bahwa dia menggunakan kata yang "keras" dalam pertemuan pribadi dengan anggota parlemen untuk membahas undang-undang imigrasi.

Tapi dia menambahkan bahwa kata-kata yang dikaitkan dengannya adalah "bukan yang digunakan".

Apa yang dikatakan Uni Afrika?

Organisasi itu mengatakan "ucapan itu mencemarkan kredo Amerika yang dipuja dan mencemarkan penghormatan terhadap keragaman dan martabat manusia".

Mereka menambahkan: "Sementara kami mengungkapkan keterkejutan, kekecewaan dan kemarahan kami, Uni Afrika sangat percaya bahwa ada kesalahpahaman besar mengenai benua Afrika dan rakyatnya oleh pemerintahan saat ini."

"Ada kebutuhan serius untuk dialog antara Pemerintah AS dan negara-negara Afrika."

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas