Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kecelakaan Bus yang Menewaskan 15 Remaja Dua Tahun Lalu Diperingati

Dua tahun peristiwa kecelakaan bus di tikungan maut Karuizawa Perfektur Nagano tanggal 15 Januari 2016 lalu diperingati hari ini.

Kecelakaan Bus yang Menewaskan 15 Remaja Dua Tahun Lalu Diperingati
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Bus mengalami kecelakaan 15 Januari 2016 di Karuizawa mengakibatkan 15 remaja meninggal dunia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dua tahun peristiwa kecelakaan bus di tikungan maut Karuizawa Perfektur Nagano tanggal 15 Januari 2016 lalu diperingati hari ini oleh warga yang ada di lokasi kejadian dengan karangan bunga.

"Kita berdoa agar arwah mereka diterima di sisi Tuhan dan berharap tidak ada lagi kecelakaan di sekitar sini," kata seorang warga yang ikut dalam doa bersama, Minggu (14/1/2018) di lokasi kecelakan sambil memberikan karangan bunga di lokasi kejadian.

Ketika itu bus wisata ski terguling ke sisi jalan pas tikungan di pegunungan Karuizawa Perfektur Nagano, membuat 15 orang meninggal dan 27 korban luka-luka berat.

Baca: Emil Dardak Calon Gubernur Jatim, Arumi Bachsin Terharu Terbang Melayang ke Langit ke Tujuh

Kejadian sekitar jam 2 pagi tanggal 15 Januari 2016.

Hampir semua yang meninggal adalah anak muda di bawah usia 20 tahun.

Ikut hadir pula dalam peringatan tersebut Takehiko Nakajima, Kepala Cabang di Perfektur Nagano dari Universitas Hosei di mana siswa tersebut meninggal dalam kecelakaan itu.

"Anak-anak muda sangat disayangkan sekali. Selain itu kalangan operator bus juga sangat diharapkan menerapkan kerjanya dengan mengutamakan keselamatan penumpang tentunya," kata Nakajima.

Baca: Sehari Sebelum Penangkapan Fredrich Waswas Banyak Mobil Datang ke Gang Rumahnya

Menurut penyelidikan polisi, sopir bus diperkirakan mengantuk dan tak keburu lagi mengerem di tikungan tersebut di mana kecepatan bus juga cukup kencang sehingga terjadilah kecelakaan.

Dua sopir bus Tsuchiya (65) dan Katsuhara (57) pun ikut meninggal dalam kejadian tersebut.

Setelah kecelakaan tersebut, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Jepang membuat survei kepada 310 perusahaan persewaan bus di Jepang.

Ternyata 77 persen melakukan pelanggaran hukum di berbagai hal.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas