Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Terpisah dari rombongan, anggota TNI tewas ditembak di Papua

Seorang anggota TNI tewas ditembak setelah terpisah dari rekan-rekannya di satu pasar di Kabupaten Puncak, Papua. TNI menyebut pelakunya adalah

Anggota TNI, Pratu SN, tewas ditembak orang tak dikenal di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua. Aparat menuding kelompok kriminal separatis bersenjata di balik serangan itu.

Serangan itu terjadi saat SN bersama rekan-rekannya ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan pokok pada Senin (12/02) pagi. Tak berselang lama, SN terpisah dengan rekan-rekannya.

"Karena sibuk tawar menawar, dia terpisah sekitar 50 meter dari rekan-rekannya," kata Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih, Kolonel Muhammad Aidi, kepada BBC Indonesia, Selasa (13/02).

Saat terpisah itulah SN ditodong dan ditembak para pelaku dengan menggunakan senjata api. SN tewas seketika di lokasi kejadian.

Menurut Aidi, mendengar suara letusan, rekan-rekan SN mendatangi sumber suara dan mendapati SN terkapar. Mereka sempat mengejar para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang.

Para pelaku itu, lanjut Aidi, membawa golok dan senjata api. Bahkan senjata api milik korban SN turut diambil dan dibawa lari para pelaku.

"Mereka kabur berpencar ke arah hutan. Anggota kami sempat mendapatkan tembakan balasan dari para pelaku," imbuh Aidi.

Menurut Aidi, SN menderita luka tembak pada bagian telinga kiri dan tembus ke pipi kanan. Jenazah korban kemudian diterbangkan kembali ke kampung halamannya di Jawa Barat.

Tudingan ke kelompok pro Papua merdeka

TNI, kata Aidi, menduga para pelaku adalah kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

"Motif mereka dengan merampas senjata untuk memperkuat kemampuan mereka. Karena perjuangan mereka menuntut merdeka," kata Aidi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas