Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Bakal Jadi Tempat Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump

Kim belum secara terbuka mengonfirmasi undangannya untuk bertemu dengan Trump dalam upaya untuk meredakan kebuntuan mengenai program nuklir Pyongyang.

Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Bakal Jadi Tempat Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump
Istimewa
Pemimpin Korut Kim Jong Un 

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan dirinya bersedia bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pekan lalu, spekulasi mengenai tempat yang mungkin dipilih untuk menjadi lokasi pertemuan pertama antar pemimpin kedua negara kian merebak.

Kim belum secara terbuka mengonfirmasi undangannya untuk bertemu dengan Trump dalam upaya untuk meredakan kebuntuan mengenai program nuklir Pyongyang.

Di sisi lain, para pejabat di Seoul dan Washington mengatakan bahwa lokasi dan waktu pertemuan tingkat tinggi tersebut harus segera ditentukan.

Namun, hal itu tidak menghentikan para pejabat, analis, dan pengamat lainnya untuk memperdebatkan pro dan kontra dari kemungkinan lokasi pertemuan puncak tersebut. Sebut saja mulai ibu kota Korea Utara Pyongyang, hingga Area Keamanan Bersama (JSA) antara kedua Korea, atau lebih jauh dari sana yaitu daerah lain di Asia atau Eropa.

Berikut beberapa lokasi yang paling memungkinkan menjadi tempat pertemuan Kim-Trump:

1. Area keamanan bersama, Panmunjom

Salah satu wilayah yang paling banyak disebut adalah Area Keamanan Bersama di Panmunjom yang berada di bawah Garis Demarkasi Militer antara Korea Utara dan Selatan.

Ini adalah satu-satunya tempat di sepanjang Zona Demiliterisasi yang diawasi dengan ketat di mana tentara Korea Utara bertatap muka langsung dengan pasukan Komando Korea Selatan dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Tempat-tempat seperti Swiss, Swedia atau Pulau Jeju telah mendapat banyak perhatian, tapi kami juga menganggap JSA sebagai pilihan yang serius," kata seorang pejabat Korea Selatan di Blue House, Minggu.

Sejumlah pihak tampak skeptis karena melihat JSA sebagai simbol Perang Korea dan dapat memicu ketegangan lanjutan, dibanding tempat untuk kesepakatan damai.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas