Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Bakal Jadi Tempat Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump

Kim belum secara terbuka mengonfirmasi undangannya untuk bertemu dengan Trump dalam upaya untuk meredakan kebuntuan mengenai program nuklir Pyongyang.

Sejumlah Lokasi Ini Diprediksi Bakal Jadi Tempat Pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump
Istimewa
Pemimpin Korut Kim Jong Un 

Beijing dipandang sebagai salah satu pendukung Pyongyang terbesar, dan telah menyelenggarakan serangkaian perundingan multilateral mengenai Korea Utara yang diadakan sejak 2003 dan dihadiri oleh China, Jepang, Korea Utara, Rusia, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Baca: Permintaan Khusus Aminah Cendrakasih ke Rano Karno Soal Sosok Si Doel

Baca: Tips Mengisi SPT yang Kini Semudah Mendaftar di Akun Media Sosial

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Pyongyang dan Beijing telah mendingin. Analis mengatakan bahwa Trump mungkin tidak tertarik untuk memberikan saingan besar seperti China kesempatan untuk mencuri perhatian.

Ibu kota Mongolia, Ulaanbaatar, telah menjadi lokasi negosiasi sensitif masa lalu dengan warga Korea Utara, memelihara hubungan persahabatan antara kedua belah pihak, dan memiliki sedikit beban politik.

5. Pyongyang atau Washington

Sejauh yang diketahui publik, Kim belum meninggalkan Korea Utara sejak berkuasa pada 2011, yang berarti setiap perjalanan ke luar negeri mungkin menimbulkan masalah.

Pertemuan sebelumnya antara pejabat Korea Utara dan Amerika dilakukan di Pyongyang, termasuk sebuah pertemuan tahun 2000 antara Sekretaris Negara AS Madeleine Albright dan ayah Kim dan pendahulu Kim Jong Il. Mantan Presiden Bill Clinton dan Jimmy Carter juga telah melakukan perjalanan ke Pyongyang.

Namun, perjalanan Albright ke Korea Utara dikritik karena tampil sebagai pengesahan rezim brutal dan opresif.
Setiap pertemuan di Korea Utara -bahkan di luar Pyongyang- dipandang sebagai tembakan panjang karena setiap kunjungan Trump berisiko mendapatkan kritik terhadap Presiden Amerika.

Kim juga bisa menghadapi masalah yang sama saat bepergian ke Amerika Serikat, di mana tidak ada pemimpin Korea Utara yang pernah berkunjung. Kondisi ini membuat banyak pengamat menilai, lokasi pertemuan akan lebih baik dilakukan di area netral.

 Barratut Taqiyyah Rafie/Sumber: Reuters

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas