Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tiongkok Berharap Pertemuan Trump dan Kim Hasilkan Denuklirisasi Korea

Bagi Negeri Tirai Bambu itu, pertemuan Trump dan menyerukan denuklirisasi menyeluruh untuk menyelesaikan ketegangan di Semenanjung Korea.

Tiongkok Berharap Pertemuan Trump dan Kim Hasilkan Denuklirisasi Korea
The Guardian
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat bertemu kali pertama pada KTT di Singapura 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Tiongkok memuji pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

Bagi Negeri Tirai Bambu itu, pertemuan Trump dan menyerukan denuklirisasi menyeluruh untuk menyelesaikan ketegangan di Semenanjung Korea.

Baca: Kehidupan Nyata Ana Pinem yang Kontras dari Perannya Sebagai ART, Sosialita hingga Lulusan Sarjana

"Fakta bahwa kedua pemimpin dapat duduk bersama-sama dan memiliki pembicaraan yang sama memiliki arti penting dan positif, dan menciptakan sejarah baru," ujar menteri luar negeri Tiongkok, Wang Yi kepada para wartawan, Selasa (12/6/2018).

"Inti dari masalah nuklir di Semenanjung adalah masalah keamanan. Bagian yang paling penting, sulit bagi AS dan Korea Utara untuk duduk menemukan cara untuk resolusi melalui pembicaraan yang sama," kata Wang.

"Menyelesaikan masalah nuklir, di satu sisi tentu adalah denuklirisasi, yaitu denuliriasi menyeluruh. Pada saat yang sama, ada kebutuhan untuk sebuah mekanisme perdamaian di semenanjung, untuk menyelesaikan masalah keamanan."

Beijing adalah satunya sekutu utama dan mitra dagang utama Korea Utara. Tapi Tiongkok telah mendukung sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menghukum hukuman kepada Korea Utara Utara selama uji nuklir dan rudal.

Meskipun ketegangan, sekutu era perang dingin telah berusaha untuk memperbaiki hubungan baru-baru ini.

Kim juga meminjam sebuah pesawat China Air untuk melakukan perjalanan ke pertemuan puncak di Singapura.

Hal senada juga disampaikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Ia memuji hasil pertemuan puncak nan bersejarah antara Trump dan Kim Jong-Un.

Menurut Presiden Moon, pertemuan Trump dan Kim sebagai "peristiwa bersejarah" yang mengakhiri konflik perang dingin kedua negara.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas