Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Usai bantu penyelamatan gua Thailand, Dr Richard Harris dapat kabar ayahnya meninggal

Dr Richard Harris memutuskan bergabung dengan 13 orang yang terperangkap di dalam gua untuk memantau kesehatan mereka di gua Thailand dan usai

Seorang dokter asal Australia yang memantau kondisi kesehatan 13 orang yang terperangkap di dalam gua di Thailand mendapat kabar ayahnya meninggal dunia, setelah upaya penyelamatan gua tuntas.

Dr Richard Harris, ahli anestesia yang juga penyelam berpengalaman- meninggalkan liburannya di Thailand untuk bergabung dengan tim penyelamat di Gua Tham Lhuang.

Keahlian dan pengalamannya membuat dia amat dibutuhkan dalam upaya penyelamatan 12 anak dan remaja anggota klub Celeng Liar bersama seorang pelatihnya.

Dia berada di dalam gua selama tiga hari bersama mereka untuk mengawasi kondisi kesehatannya.

Dokter asal Adelaide ini pula yang menentukan urutan dari anak-anak yang keluar dari gua dan disebut sebagai orang terakhir yang meninggalkan gua tersebut.

Namun rasa lega dan kegembiraannya langsung terputus Rabu (10/07), ketika mendengar ayahnya meninggal dunia di Australia setelah operasi penyelamatan ke-13 orang di gua Thailand berhasil.

Richard Harris
RICHARD HARRIS/FACEBOOK
Dokter asal Adelaide ini juga dikenal sebagai penyelam gua yang berpengalaman.

Dinas Ambulans Australia Selatan, tempatnya bekerja, mengatakan duka keluarganya 'dikuatkan' oleh tuntutan fisik dan emosi dari operasi penyelamatan yang dilakukannya.

"Merupakan pekan yang gemuruh dengan naik turun," tutur Dr Andrew Pearce dari MedSTAR yang meminta agar privasi keluarga saat berduka dihormati .

"Harry adalah pria pendiam yang baik yang tidak akan berpikir dua kali untuk menawarkan bantuan dalam misi tersebut."

'Bagian melekat' dari penyelamatan

Keahlian dan pengalaman Dr Harris secara khusus diidentifikasi oleh penyelam Inggris dan bantuannya diminta pada 'tingkat tertinggi' oleh pemerintah Thailand untuk membantu upaya penyelamatan, menurut pemerintah Australia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas