Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tiongkok Bangun Terowongan Terpanjang di dunia dan Terhubung ke Taiwan

Nantinya, kereta antar jemput akan berjalan melalui terowongan di bagian bawah laut sepanjang 135 km itu dari Tiongkok ke Taiwan.

Tiongkok Bangun Terowongan Terpanjang di dunia dan Terhubung ke Taiwan
Taiwan News

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Ketika lawan-lawannya tengah berinvestasi dalam menyediakan alat perang, Tiongkok lebih memilih untuk memperkaya infrastrukturnya.

Negara satu ini berusaha membangun sebuah terowongan yang akan menghubungkan daratan Tiongkok dengan Taiwan.

Nantinya, kereta antar jemput akan berjalan melalui terowongan di bagian bawah laut sepanjang 135 km itu dari Tiongkok ke Taiwan.

Dilansir dari laman Russia Today, Senin (13/8/2018), selama ini Tiongkok menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memberontak, bukan negara yang telah merdeka.

Proyek raksasa itu akan digali di bawah lautan, pada kedalaman 200 meter.

Rencananya, kereta akan melakukan perjalanan dari kabupaten Pingtan, provinsi Fuzhou dan tiba di kota Hsinchu, barat daya Taipei, dalam 32 menit.

Orang Tiongkok merasa terinspirasi dari terowongan yang menghubungkan Inggris dan Prancis.

Proyek 50,5 km yang dipuji sebagai karya rekayasa itu akan sangat berguna jika Tiongkok berhasil menyelesaikannya.

Terowongan Tiongkok akan memungkinkan kereta api untuk bisa melaju dengan kecepatan lebih tinggi dengan beban kargo yang lebih berat.

Gagasan tentang terowongan daratan Tiongkok-Taiwan itu telah dipertimbangkan selama satu abad, hingga dimasukkan dalam rencana lima tahun yang kemudian baru terealisasikan pada 2016 lalu.

Penyatuan kembali negaranya dengan Taiwan telah menjadi salah satu tujuan politik terbesar bagi Tiongkok.

Negara yang dipimpin Presiden Xi Jinping itu hingga kini tidak mengakui pulau tersebut sebagai negara yang merdeka setelah terpisah dari daratan Tiobgkok pada 1895 silam.

Hanya 18 negara yang saat ini mengakui Taiwan sebagai sebuah negara.

Yang paling menonjol adalah Vatikan, dan baru-baru ini Burkina Faso serta Republik Dominika telah menutup kantor mereka yang berada di Taipei dan membuka kedutaan besar di Beijing.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas