Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

KTT IMF-Bank Dunia: Jokowi serukan 'sentuhan ringan' di sektor keuangan

'Sebagian besar eksperimen berujung gagal. Menghukum eksperimen berarti mematahkan eksperimen," kata Presiden Joko Widodo di pertemuan Bank

Presiden Joko Widodo menyerukan diterapkannya 'sentuhan ringan' dalam mengatur sektor teknologi keuangan, yang diagendakan dalam KTT IMF Bank Dunia di Bali.

Jokowi menyebut 'light touch' dan 'safe harbour' diperlukan karena sektor itu baru berkembang, dan karenanya "tidak usah terburu-buru membuat regulasi, dan lebih baik membiarkan inovasi berkembang terlebih dahulu."

Sebelumnya, pertemuan tahunan Bank Dunia - dana Moneter Intrnasional (IMF) menyepakati 'Bali Fintech Agenda' untuk membantu negara-negara di dunia dalam mengatur teknologi keuangan

Teknologi keuangan (fintech) adalah fenomena terbaru setelah munculnya internet 25 tahun yang lalu.

Teknologi ini membuka akses bagi banyak orang terhadap layanan keuangan - menyimpan, meminjam dan berinvestasi - tanpa harus terdaftar di perbankan.

Namun di saat bersamaan, teknologi baru ini menciptakan risiko atas institusi keuangan yang sudah stabil dan kuat.

IMF WB Bali 2018
Icom/AM2018BALI/Agus Tri
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Direktur IMF, Christine Lagarde, daat pembukaan KTT IMF-Bank Dunia.

Presiden Joko Widodo juga menyebut perlunya 'pelabuhan yang aman' (safe harbour) bagi para inovator dan pengusaha untuk menciptakan alat ekonomi yang baru yang radikal untuk masyarakat.

"Sebagian besar eksperimen berujung gagal. Menghukum eksperimen berarti mematahkan eksperimen," kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan panel Bali Fintech Agenda di pertemuan Bank Dunia/IMF di Bali pada Kamis (11/10).

"Adalah kontradiktif jika berbicara tentang inovasi namun menghukum kegagalan secara berlebihan," imbuhnya.

Namun tak berarti pemerintah tak perlu menetapkan aturan. Hanya saja "meregulasi terlalu ketat menuju sistem tertutup akan mendorong aktivitas ekonomi ke ruang siber yang sulit terpantau."

Bali Fintech Agenda

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas