Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Krisis ekonomi Zimbabwe, KFC tutup karena kehabisan stok daging ayam

Aktivitas perekonomian di Zimbabwe lesu karena krisis uang tunai. Negara itu tak lagi menggunakan mata uang lokal sejak 2009 dan nilai uang

Jejaring restoran cepat saji KFC yang beroperasi di Zimbabwe tutup untuk sementara waktu karena krisis uang tunai yang terjadi di negara itu terus memburuk.

Di cabang restoran mereka yang berada di ibu kota Zimbabwe, Harare, dan kota Bulawayo, KFC mengumumkan mereka kesulitan mendapatkan pasokan daging ayam.

KFC memutuskan untuk terus menutup usaha mereka selama krisis uang tunai di negara itu belum terpecahkan.

"Keputusan ini disebabkan kami tak mendapatkan bahan dari pemasok, karena mereka menginginkan uang dalam mata uang dolar Amerika."

"Kami akan melakukan segala hal untuk melanjutkan usaha sesegera mungkin," demikian pengumuman KFC itu.

Kesulitan serupa juga terjadi pada restoran pizza St Elmos yang menutup usaha sampai waktu yang belum ditentukan.

St Elmos memiliki alasan tambahan, yakni membutuhkan waktu untuk pembersihan dan perbaikan restoran.

Seperti KFC dan St Elmos, restoran Chicken Inn juga kehabisan stok daging ayam. Seperti dilaporkan koran milik pemerintah, Chronicle, Chicken Inn tak dapat memastikan kapan pasokan bahan makanan akan kembali normal.

Krisis uang tunai di Zimbabwe berdampak langsung pada berbagai sektor usaha. Sejumlah apotek di Bulawayo tak beroperasi.

Pekan lalu, harian Financial Gazette melaporkan, sejumlah toko kehabisan barang dan bahan penting karena jumlah mata uang asing di negara itu semakin terbatas.

Zimbabwe
Reuters
Krisis ekonomi Zimbabwe juga berdampak pada penjualan bahan bakar minyak di negara itu. Antrean panjang pembeli mengular di sejumlah SPBU.
Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas