Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Prancis Minta Penjelasan Arab Saudi terkait Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi

Negaranya berharap Saudi bisa menjelaskan secara transparan agar spekulasi yang menyudutkan negara teluk itu tidak semakin berkembang.

Prancis Minta Penjelasan Arab Saudi terkait Hilangnya Jurnalis Jamal Khashoggi
Al Jazeera
Jamal Khashoggi, Jurnalis The Washington Post asal Arab Saudi yang menghilang sejak 2 Oktober 2018. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Prancis mengatakan pada Jumat waktu setempat, pihaknya telah meminta otoritas Arab Saudi untuk memberikan penjelasan secara rinci terkait pertanyaan mengenai apa yang terjadi pada jurnalis senior Jamal Khashoggi.

Juru Bicara Kemenlu tersebut, Agnes Von der Muhll pun menyampaikan hal itu.

"Hilangnya Jamal Khashoggi di Istanbul (Turki), telah menimbulkan pertanyaan serius tentang nasibnya," kata Agnes, dalam sebuah pernyataan.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Jumat (12/10/2018), ia menegaskan negaranya berharap Saudi bisa menjelaskan secara transparan agar spekulasi yang menyudutkan negara teluk itu tidak semakin berkembang.

Baca: Daftar Lima Instansi Pusat dengan Jumlah Pelamar CPNS Paling Sedikit

"Prancis meminta agar fakta-fakta dijelaskan secara transparan sesuai dengan kebenaran seutuhnya," kata dia.

"Ini adalah pesan yang kami sampaikan kepada pihak berwenang Saudi, tuduhan yang diajukan terhadap mereka mengharuskan mereka untuk transparan dan memberikan tanggapan yang lengkap dan rinci," ujarnya.

Jamal Khashoggi merupakan seorang jurnalis senior Arab Saudi yang kini menjadi kolumnis di The Washington Post.

Ia sudah tinggal dalam pengasingannya di Amerika Serikat (AS) selama setahun terakhir karena melarikan diri dari pemerintah Arab Saudi saat penindasan dilakukan terhadap para pengkritisi negara kerajaan tersebut.

Khashoggi kemudian dikabarkan menghilang pada 2 Oktober lalu, setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Turki untuk mendapatkan surat-surat yang ia perlukan untuk menikahi tunangannya.

Menurut sejumlah media, mengutip dari sumber-sumber Turki yang tidak disebutkan namanya, kepolisian Turki meyakini bahwa Jurnalis itu tewas di dalam fasilitas diplomatik tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas