Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Topan Michael: 'Badai neraka' terhebat itu terjang Amerika, tewaskan sejumlah orang

Badai paling dahsyat yang pernah melanda Florida telah mengakibatkan banjir besar di kota-kota pantai, merendam rumah-rumah dan menumbangkan

Badai paling dahsyat yang pernah melanda negara bagian Florida, AS, telah mengakibatkan banjir besar di kota-kota pantai, merendam rumah-rumah dan menumbangkan pohon-pohon..

Badai Michael mencapai daratan pada Rabu sore dengan angin berkecepatan 250km/jam di wilayah Panhandle.

Dua orang, termasuk seorang anak, tewas akibat jatuh dari pohon, kata para pejabat.

Topan Michael sebelumnya dilaporkan menewaskan sedikitnya 13 orang ketika melintasi Amerika Tengah: enam di Honduras, empat di Nikaragua dan tiga di El Salvador.

Badai itu mengakibatkan hampir 500.000 orang di Florida, Alabama, dan Georgia, hidup tanpa listrik, kata dinas darurat.

A tree lays on a home and car after Hurricane Michael passed through Panama City, Florida, 10 October 2018
Getty Images
Di Panama City, Florida, jalanan hampir tak bisa dilalui gara-gara bertumbangannya pepohonan dan tiang-tiang listrik dan rambu lalu lintas.

Para pejabat Florida mengatakan seorang pria tewas karena ditimpa pohon yang tumbang di Gadsden County.

Tak lama kemudian, dilaporkan CBS, seorang anak tewas ketika sebatang pohon tumbang menimpa sebuah rumah di Seminole County, Georgia, saat Badai Michael bergerak menerjang ke arah tenggara.

Seberapa kuat hantaman badai Michael?

Michael begitu kuatnya ketika menghantam Florida sehingga ketika bergerak lebih jauh ke pedalaman, statusnya tetap badai.

Penguatannya yang begitu cepat sangat tak disangka, meskipun kekuatan badai kemudian melemah.

Michael merupakan badai kategori dua pada hari Selasa, namun menguat cepat hingga ke ambang kategori lima - tingkat tertinggi badai - pada hari Rabu pagi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas