Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Akhir Oktober, Pemerintah Jepang Ajukan RUU Imigrasi yang Baru terkait Tenaga Kerja Asing

Mulai 31 Oktober 2018, pemerintah Jepang akan mengajukan RUU Imigrasi yang baru bagi tenaga kerja asing dengan kemampuan dan ketrampilan khusus.

Akhir Oktober, Pemerintah Jepang Ajukan RUU Imigrasi yang Baru terkait Tenaga Kerja Asing
Foto Asahi
Kriteria tenaga kerja asing baru di Jepang mulai 1 April 2019. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai 31 Oktober 2018, pemerintah Jepang akan mengajukan RUU Imigrasi yang baru bagi tenaga kerja asing dengan kemampuan dan ketrampilan khusus yang baik dan teruji sebelumnya di Jepang.

"Nantinya ada tambahan dua status tinggal dengan sub kategori No.1 dan No.2. Sub kategori No.1 untuk yang sudah memiliki pengalaman bekerja di Jepang selama 3 tahun dan lulus ujian bahasa Jepang kalau bisa sedikitnya N-3. Apabila diterima dapat diperpanjang menjadi lima tahun," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (13/10/2018).

Pada jenis visa sub kategori No.1 tersebut belum boleh mengajak istri atau suami atau anggota keluarganya.

Namun kalau sudah terbukti sangat ahli, punya kemampuan dan keahlian sangat khusus, termasuk kemampuan bahasa Jepang tinggi misalnya N-1, pernah menjadi pemagang 3 tahun di Jepang, maka keluarganya boleh dibawa serta ke Jepang dan kemungkinan mendapat eiju visa (permanent resident) juga tinggi.

"Tapi itu semua juga kembali kepada perusahaan yang mempekerjakannya dengan kontrak yang ada. Kalau kontrak perusahaan tidak diperpanjang tentu tenaga kerja itu harus kembali ke negaranya kembali, karena visa kerja yang diperolehnya jelas atas jaminan perusahaan Jepang yang bersangkutan," tambahnya.

Baca: Yenny Wahid Mundur dari Posisi Direktur Wahid Institute Demi Jokowi

Sub kategori No.1, setelah magang 3 tahun, dapat diperpanjang menjadi 5 tahun lagi bekerja di Jepang, namun belum boleh membawa anggota keluarga.

Tingkat ketrampilan jauh lebih tinggi harus bisa dibuktikan, juga kemampuan bahasa jauh lebih tinggi harus dibuktikan, apabila ingin mendapatkan visa sub kategori No.2.

Dan apabila memperoleh visa jenis ini, maka dia punya hak untuk memperoleh Permanent Resident di Jepang.

Tenaga sangat profesional ini misalnya dosen, pengacara, dokter, dan sebagainya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas