Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pergantian Kaisar Jepang 1 Mei 2019 Ciptakan Libur Panjang 10 Hari

Jumat (12/10/2018) menjadi hari rapat paling sibuk bagi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyusun acara libur tahun depan.

Pergantian Kaisar Jepang 1 Mei 2019 Ciptakan Libur Panjang 10 Hari
Foto Kyodo
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe (kiri) dan Sekretaris Kabinet Yasuhide Suga (kiri PM Jepang) saat rapat kabinet Jumat (12/10/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Jumat (12/10/2018) menjadi hari rapat paling sibuk bagi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk menyusun acara libur tahun depan dan terkait pergantian Kaisar Jepang per 30 April 2019.

Hari Jumat (12/10/2018) merupakan rapat pertama dalam kepemimpinan PM Jepang Shinzo Abe yang berkuasa 4 kali masa jabatan.

"Tanggal 30 April adalah hari terakhir Kaisar Jepang Akihito (84) dan 1 Mei acara besar pelantikan kaisar baru, yang kini Pangeran Naruhito (58) akan menjadi Kaisar Baru pengganti ayahnya yang pensiun," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (13/10/2018).

19 April ditentukan sebagai acara ritual Pangeran Akishino, putra kedua Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko, untuk duduk pertama dalam antrean tahta.

Baca: Cerita Rizki Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu yang Lolos dari Terjangan Tsunami

Pertama kali dalam sejarah kekaisaran Jepang dalam 200 tahun terakhir ini, Kaisar mengundurkan diri.

Selama ini pergantian dilakukan setelah kaisar meninggal dunia.

Dalam sebuah langkah yang akan menciptakan masa liburan Golden Week 10 hari pada 2019, pemerintah berencana untuk menetapkan 1 Mei--ketika Kaisar baru direncanakan untuk naik tahta--sebagai libur satu kali.

Baca: Pilpres 2019 Terberat Bagi Prabowo Subianto, Timses Jokowi-Ma'ruf: Kalau Sudah Tahu Ya Jangan Maju

Pergantian kaisar menjadikan banyak perubahan termasuk nama Tahun Heisei berakhir pula 30 April 2018 dan akan ada nama baru per 1 Mei 2019.

"Kami akan benar-benar mempersiapkan (serangkaian ritus) agar semua orang dapat merayakannya," kata PM Abe pada pertemuan pertama komite pemerintah yang bertanggung jawab untuk menyusun rincian upacara untuk suksesi Kekaisaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas