Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tensi Meningkat di Laut Hitam, Ukraina dan Rusia Saling Tuduh

Kementerian Pertahanan Ukraina pun telah mengumumkan perintah menempatkan pasukan militer negara itu pada kesiagaan penuh melawan Rusia.

Tensi Meningkat di Laut Hitam, Ukraina dan Rusia Saling Tuduh
BBC
Ketegangan meningkat, tiga kapal Ukraina diserang Angkatan Laut Rusia di perairan Laut Hitam saat hendak menuju laut Azov 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, KRIMEA - Pemerintah Ukraina menyebut ada enam pelaut yang terluka dalam serangan yang dilakukan kapal patroli Rusia.

Serangan itu terjadi di perairan Laut Hitam pada hari Minggu kemarin.

Kementerian Pertahanan Ukraina pun telah mengumumkan perintah menempatkan pasukan militer negara itu pada kesiagaan penuh untuk bertempur melawan Rusia.

Ukraina menuduh kapal-kapal Angkatan Laut Rusia secara ilegal berusaha mencegat kapal-kapal milik mereka dengan menabrak kapal tunda.

Kapal Ukraina sejak awal berusaha untuk terus menuju Selat Kerch, yang dianggap sebagai satu-satunya akses yang mereka miliki untuk bisa menuju Laut Azov.

Baca: Ariel Noah Punya Misi Khusus Saat Jadi Juri Ajang Pencarian Bakat

Namun akhirnya kepentingan mereka itu digagalkan kapal tanker milik Rusia yang diposisikan di bawah jembatan.

Dikutip dari laman CNBC, Selasa (27/11/2018), seorang peneliti lembaga think tank Chatham House yang berbasis di London, Inggris, Orysia Lutsevych mengatakan kepada CNBC melalui emailnya pada Senin kemarin.

Baca: Titi Kamal dan Keluarga Ancang-ancang Liburan Akhir Tahun di Benua Eropa

"Secara politis, Rusia tertarik menebar kekacauan di Ukraina dan bertujuan untuk melemahkan Presiden yang berkuasa dalam upayanya untuk kembali terpilih pada 2019 mendatang," kata Lutsevych.

"Tindakan agresi ini menguji ketetapan dan kemampuan Angkatan Bersenjata Ukraina untuk mempertahankan integritas teritorial Ukraina,".

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas