Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hillary Clinton Sebut Shutdown Pemerintah AS Menjadi yang Terpanjang dalam Sejarah

Hillary Clinton mencatat bahwa rekor shutdown saat ini telah melampaui apa yang pernah terjadi.

Hillary Clinton Sebut Shutdown Pemerintah AS Menjadi yang Terpanjang dalam Sejarah
Sputnik/Anton Denisov
Hillary Clinton 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Memasuki hari ke-22, shutdown sebagian pemerintah federal Amerika Serikat (AS) saat ini disebut menjadi yang terpanjang dalam sejarah negara maju itu.

Seperti yang telah disampaikan mantan ibu negara AS sekaligus mantan rival Presiden Donald Trump, Hillary Clinton.

Hillary Clinton mencatat bahwa rekor shutdown saat ini telah melampaui apa yang pernah terjadi.

Hillary, yang kalah dari Trump pada pemilu AS 2016 lalu itu juga mengklaim bahwa, "AS tidak mampu untuk melanjutkan shutdown".

Baca: Raffi Ahmad Ingin Pertemukan Rafathar dengan Jan Ethes, Presiden Jokowi Bilang Begini

Sementara 85.523 tercatat sebagai Daftar Pemilih Tetap.

Dikutip dari laman Sputnik News, Minggu (13/1/2019), Partai Republik dan Demokrat saat ini terjebak dalam negosiasi alot atas permintaan Trump terkait pendanaan sebesar 5,7 miliar dolar AS yang akan dialokasikan untuk membangun tembok perbatasan atau penghalang yang bertujuan menangani dugaan adanya krisis imigrasi.

Demokrat telah mengumumkan bahwa mereka hanya akan menyetujui dana sebesar 1,6 miliar dolar AS untuk keamanan perbatasan yang ditingkatkan secara general, termasuk peningkatan teknologi.

Baca: Cerita Pemburu Piton Jantan dan Betina 15 Meter, Bergumul di Rawa Tebas Kepalanya

Partai yang menguasai mayoritas parlemen AS tersebut juga tidak akan memberikan dana khusus untuk pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko seperti yang diminta oleh Trump.

Para pemimpin Demokrat menuduh Trump sengaja menciptakan krisis untuk membenarkan kebijakannya terkait pembangunan tembok itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas