Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Pesta Demokrasi Warga Indonesia di Selandia Baru

Hal ini ditegaskan oleh Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya.

Pesta Demokrasi Warga Indonesia di Selandia Baru
ISTIMEWA
Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. 

TRIBUNNEWS.COM, WELLINGTON-Tahapan pencoblosan di Selendia Baru sudah dilaksanakan Sabtu (13/4/2019) waktu setempat di negara Selandia Baru. Masyarakat yang terdaftar untuk memilih di TPS berduyun-duyun datang sejak pagi.

Ada dua TPS yang disediakan untuk Pemilu kali ini, di Wellington dan Auckland. Hal ini ditegaskan oleh Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya.

Yang menarik,Tantowi menjelaskan terlihat beberapa orang Indonesia yang sudah menjadi warga negara Selandia Baru juga turut mendatangi TPS. "Mereka tentu saja bukan untuk memilih. Tapi ingin merasakan pesta lima tahun sekali ini," ujarnya.

"Bagi mereka ini ajang silaturahmi, jumpa kawan-kawan lama dan merasakan aneka makanan Indonesia yang tersedia di sekitar TPS," lanjutnya.

Bekerjasama dengan Komunitas Kopi Indonesia, pemilih di Wellington diberikan kopi dan coklat panas gratis yang membuat suasana semakin meriah. Di Selandia Baru ada sekitar 7000 warga negara Indonesia termasuk anak-anak dan balita. Sampai dengan penutupan tanggal 15 Desember, terdaftar 4680 warga dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca: Tembus 1 Juta Subscriber, Channel YouTube Jokowi Berhak Ganjaran Gold Play Button

Dengan tambahan pemilih yang masuk dalam kategori pemilih tambahan dan pemilih khusus, maka WNI yang memenuhi ketentuan dan persyaratan untuk memilih di Selandia Baru menjadi 4979.

"Alhamdulillah pemilih tambahan dan pemilih khusus sebagian besar bisa menggunakan hak pilihnya dengan memanfaatkan surat suara ekstra dan sisa surat suara. Semua surat suara habis terpakai" jelas Ronny Basista, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN).

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri, M. Ridwan bersyukur antusiasme masyarakat untuk ikut Pemilu lebih tinggi jika dibanding 5 tahun lalu. "Setiap hari kami menerima telpon, email dan pesan dari masyarakat yang menanyakan berbagai hal terkait Pemilu" jelas Ridwan.

Dikarenakan diselenggarakan di hari libur, animo dan partisipasi masyarakat Indonesia di Selandia Baru untuk ikut Pemilu terasa tinggi dan semarak.

Baca: Dari Tanah Suci, Jokowi Sampaikan Salam untuk Seluruh Rakyat Indonesia

"Meski demikian, karena warga kita tersebar di berbagai kota yang jauh dari TPS, partisipasi warga tetap lebih banyak yang menggunakan pos. Ada 4468 warga yang menggunakan pos" jelas Tantowi.

Meski pencoblosan sudah selesai, PPLN masih menantikan surat suara melalui pos sampai tgl 17 April sebelum penghitungan dilakukan. Sesuai Peraturan KPU, penghitungan suara akan dilakukan serentak tanggal 17 April jam 13.00 WIB atau pukul 18.00 waktu Selandia Baru.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas