Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Trump Mengeluh pada Twitter: Follower Akunnya Lebih Rendah dari Milik Obama

Donald Trump mengeluh pada Twitter terkait jumlah follower miliknya yang lebih rendah dibanding akun Obama.

Trump Mengeluh pada Twitter: Follower Akunnya Lebih Rendah dari Milik Obama
capture
Donald Trump mengeluh pada Twitter terkait jumlah follower miliknya yang lebih rendah dibanding akun Obama. 

Donald Trump mengeluh pada Twitter terkait jumlah follower miliknya yang lebih rendah dibanding akun Obama.

TRIBUNNEWS.COM - Donald Trump mengeluh pada Twitter terkait jumlah follower miliknya yang lebih rendah dibanding akun Obama.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluhkan Twitter bersikap diskriminatif terhadap para politisi yang berasal dari Partai Republik.

Dalam jamuan makan malam dengan CEO Twitter Jack Dorsey Selasa (23/4/2019), Trump mengeluh follower (pengikut) di akunnya berkurang, dan menuduh ada agenda anti-Trump.

Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump (SPUTNIK NEWS)

Sumber yang ikut dalam acara makan malam itu diwartakan The Independent Rabu (24/4/2019) berkata, Trump mengklaim sejumlah politisi lain juga mengalami hal yang sama.

Baca: FBI sebut ormas AS penodong migran berlatih membunuh Obama dan Clinton

The Daily Beast mengutip sumber lain yang dekat dengan Trump menuturkan, presiden 72 tahun itu bahkan membandingkan dengan pendahulunya, mantan Presiden Barack Obama.

Barack Obama Bagikan Daftar Lagu, Film, dan Buku Favoritnya di Tahun 2018
Barack Obama Bagikan Daftar Lagu, Film, dan Buku Favoritnya di Tahun 2018 (Instagram/@barackobama)

Menurut si sumber, Trump menggerutu mengapa jumlah follower-nya lebih sedikit daripada Obama.

Meski, menurut penilaiannya," dia lebih sering nge-twit dibanding Obama.

Kabar percakapan dengan Dorsey terjadi beberapa jam setelah Trump menuduh Twitter telah melakukan diskriminasi terhadap anggota Republik dan "bermain politik".

Baca: Media Asing Nobatkan Jokowi jadi Pemimpin Terpopuler di Dunia, Kalahkan Popularitas Trump dan Putin

Baca: Ormas bersenjata pendukung Trump todong ratusan migran di perbatasan AS-Meksiko

Dorsey dikabarkan berusaha menenangkan presiden ke-45 dalam sejarah AS itu dengan berkata perusahaannya hanya menghapus akun-akun yang dianggap bot.

Pertemuan itu diadakan di tengah munculnya kabar bahwa Twitter telah menghapus 5.000 bot pro-Trump yang menyebarkan kabar hoaks pada pekan lalu.

Kabar hoaks itu muncul di tengah isu publikasi laporan Penasihat Khusus Robert Mueller mengenai dugaan keterlibatan Rusia dalam Pilpres 2016 silam.

Sebagai catatan, Obama mempunyai follower hingga 106 juta akun dengan 15.600 kicauan. Sementara Trump mengunggah setidaknya 41.400 twit dengan 59,9 juta pengikut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Mengeluh "Follower" Twitter-nya Lebih Rendah dari Obama"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas