Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kehati-hatian Memilih Sekolah ke Jepang Mengantisipasi Strategi Marketing Yang Lihai

Pada hakekatnya, menurutnya, biaya sekolah standar ke sekolah bahasa Jepang di Jepang per tahun sekitar 800.000 yen.

Kehati-hatian Memilih Sekolah ke Jepang Mengantisipasi Strategi Marketing Yang Lihai
Richard Susilo
Para pelajar Pandan College sedang mengerjakan tugas di kelasnya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO  - Beberapa agen dari pihak sekolah Jepang saat ini banyak menggunakan strategi marketing yang sangat lihai dengan berbagai pendekatan untuk merekrut pelajar dari Indonesia.

"Kita mesti hati-hati sekali kalau mau sekolah ke Jepang saat ini. Tidak sedikit yang menawarkan dengan harga murah sekolah ke Jepang sehingga menggiurkan beberapa orang," papar Kadek Yuliasih Direktur Pandan College kepada Tribunnews.com Rabu ini (12/6/2019).

Pada hakekatnya, menurutnya, biaya sekolah standar ke sekolah bahasa Jepang di Jepang per tahun sekitar 800.000 yen.

Apabila ada yang menawarkan hingga separuhnya, cuma 400.000-600.000 yen setahun mungkin perlu dipertanyakan lebih lanjut.

"Strategi yang dilakukan adalah dengan penawaran harga murah, dengan nama beasiswa dan sebagainya. Kalau sudah sampai di Jepang biasanya ditagih lagi uang ini dan uang itu sehingga kita keluarkan uang besar pada akhirnya."

Oleh karena itu pelajar Indonesia diharapkan lebih hati-hati, lebih teliti dan lebih jeli lagi dalam menghadapi berbagai penawaran tersebut, "Kalau perlu minta tertulis semua sampai terinci, serta tandatangi sebagai janji tidak akan ada uang lainnya lagi setelah sampai dan belajar di Jepang."

Agresivitas sekolah Jepang mendatangi Indonesia juga besar sekali belakangan ini untuk merekrut sebanyak mungkin murid dari Indonesia karena jumlah penduduk Jepang terutama anak muda yang jauh sudah semakin sedikit saat ini.

"Saat ini untuk sekolah SMA saja sudah banyak sekali yang ditutup di Jepang karena jumlah anak kecil dan muda sudah sangat jarang sehingga sekolah sekolah itu kekurangan murid, akibatnya kekurangan penghasilan dan terpaksa sekolah harus ditutup, terutama sekolah swasta," tambahnya.

Bagi yang mau sekolah ke Jepang Pandan College yang memiliki reputasi 12 tahun berdiri ini, memberikan kesempatan konsultasi gratis lewat emailnya: info@sekolah.biz atau telpon langsung ke 0361-255-225 yang berada kantor pusatnya di Denpasar Bali.

Selain itu Pandan College juga menyediakan beasiswa bagi para pelajar sekolah dasar di Indonesia yang akan dibuka untuk ke-12 kali nya tanggal 17 Agustus 2019 lewat situsnya www.beasiswa.ws

Lembaga pendidikan khusus Jepang tersebut memang pada awal didirikannya untuk menunjang program pengiriman perawat dan penopang lansia Indonesia ke Jepang sehingga di dalam program pengajarannya pun ada bagian Medis untuk para perawat dan penopang lansia Indonesia yang mau bekerja di Jepang.

Selain itu sekolah ini juga mengadakan berbagai kegiatan seperti Lomba Pidato Bahasa Jepang, pembuatan Onigiri, pembuatan Shodo atau kaligrafi Jepang dan sebagainya.

Sensei Kaligrafi Jepang terbaik direncanakan akan diundang Pandan Colege dari Tokyo pada akhir Juli 2019 mendatang ke Jakarta dan akan melakukan penampilan pembuatan Shodo nya yang terbaik pula di hadapan masyarakat umum.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas