Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Rudal Houthi Hantam Bandara, Arab Saudi Salahkan Iran

Juru bicara Koalisi Arab Kolonel Turki Al-Maliki mengatakan bahwa pasukan militer dan keamanan tengah bekerja untuk menyelidiki dan menentukan jenis p

Rudal Houthi Hantam Bandara, Arab Saudi Salahkan Iran
Istimewa
Rudal Houthi menghantam Bandara Abha, Arab Saudi, Rabu dini hari waktu setempat. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, ASIR - Pasca rudal Houthi menghantam Bandara Abha di provinsi Asir, Arab Saudi, pada Rabu dini hari waktu setempat, Koalisi Arab langsung menuding Iran mengambil peran dalam mendukung praktik terorisme lintas perbatasan.

Juru bicara Koalisi Arab Kolonel Turki Al-Maliki mengatakan bahwa pasukan militer dan keamanan tengah bekerja untuk menyelidiki dan menentukan jenis proyektil apa yang digunakan dalam serangan itu.

Sementara itu seorang Pengamat Keamanan Dr Theodore Karasik mengatakan kepada Arab News bahwa media Houthi dan media sosial Iran sengaja menyebarkan informasi yang salah bahwa serangan tersebut menggunakan rudal jelajah canggih.

Baca: Kisah Kelam di Balik Keberadaan Hutan Mati di Gunung Papandayan

"Tingkat intersepsi oleh pertahanan udara Saudi PAC-3 itu sangat tinggi," kata Karasik yang juga menjabat sebagai Penasehat senior di Gulf State Alanytics, Washington DC.

"Namun sikap Iran yang memasok dan mendukung drone Houthi adalah perkara lain, mereka memberikan dana untuk melakukan serangan, baik pada target ataupun di atas target, menghujani dengan puing-puing,".

"Houthi telah melakukan serangan seperti itu pada parade militer Yaman di Aden pada Januari lalu, menewaskan para peminpin senior Yaman saat itu, serangan Abha tampaknya sama dalam hal penyebaran cedera yang disebabkan oleh puing-puing yang jatuh,".

Dikutip dari laman Arab News, Kamis (13/6/2019), Arab Saudi dan sekutunya menyalahkan Iran karena memasok rudal balistik dan pesawat tak berawak ke Houthi.

Jika yang digunakan dalam serangan tersebut adalah rudal jelajah yang terbang pada ketinggian lebih rendah dari rudal balistik, maka itu akan menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut terkait sikap Iran yang bisa saja terus memasok persenjataan yang sangat canggih kepada militan Houthi.

Al Maliki pun memprediksi Iran akan makin menguatkan dukungan terhadap para militan Houthi.

"Serangan itu membuktikan perolehan senjata khusus baru yang dipegang milisi teroris ini adalah kelanjutan dari dukungan rezim Iran dan praktik terorisme lintas batas," kata Al Maliki.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas