Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

BPOM Cabut Izin Edar Samyang, Mi Instan Mengandung Babi

BPOM langsung memproses pihak importir dan langsung menarik produk yang mengandung babi tersebut dari pasaran.

BPOM Cabut Izin Edar Samyang, Mi Instan Mengandung Babi
Samyang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Belakangan, market Indonesia ramai dibanjiri produk mi instan dari Korea. Namun, rupanya, ada sejumlah produk yang mengandung babi.

Terkait hal tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengambil tindakan tegas, yakni mencabut izin peredaran produk terkait.

Setidaknya ada empat produk mi yang tidak halal. Keempat produk itu adalah Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mi Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen.

Menurut Kepala BPOM RI Penny K Lukito, pihaknya langsung memproses pihak importir dan langsung menarik produk yang mengandung babi tersebut dari pasaran.

Sebelumnya Penny mengaku sudah memberikan waktu bagi pihak importir untuk menarik produknya. Namun, karena tidak juga dilakukan, akhirnya pihak importir dikenakan sanksi penarikan izin edar.

"Ini sanksi administrasi yang bisa kami lakukan," jelasnya.

Selain mencabut izin edar, Penny meminta seluruh kepala balai POM seluruh provinsi untuk turun ke lapangan dan menarik produk-produk tersebut dari pasaran.

Ia juga meminta importir segera menarik produk tersebut. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi membeli produk tersebut.

"Makanya kami minta seluruh balai di Indonesia untuk segera ke lapangan. Memastikan tidak ada produk itu, dan apabila ditemukan untuk segera menariknya dari pasaran," kata Penny.

Dia menjelaskan, temuan kandungan babi ditemukan saat importir hendak mendaftarkan produk-produk tersebut ke BPOM.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas