Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Selimut Bayi Berujung Maut! Kisah Pilu Jordan Meninggal Setelah Terjebak Kain Penghangat

Ibu asal Washington menggunakan media Facebook untuk memperingatkan para orangtua akan bahayanya membiarkan bayi tidur menggunakan selimut.

Selimut Bayi Berujung Maut! Kisah Pilu Jordan Meninggal Setelah Terjebak Kain Penghangat
medicaldaily.com
Bayinya meninggal, seorang ibu memberi peringatan pada orangtua tentang bahaya selimut untuk bayi. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang ibu asal Washington menggunakan media Facebook untuk memperingatkan para orangtua akan bahayanya membiarkan bayi tidur menggunakan selimut.

Bayi laki-lakinya, Jordan DeRosier yang berusia tujuh bulan ditemukan tidak bernyawa akibat selimut yang melilit kepalanya awal pekan ini.

Sloan telah menggunakan situs jejaring sosial untuk mendokumentasikan kesedihannya dan berbagi pengalamannya kepada orang banyak, terutama yang menggunakan akun media sosial.

Selimut yang diletakkan di tempat tidur bayi sangat berbahaya bagi bayi, karena ketika bayi tidur, pergerakannya bisa ke mana saja, sehingga selimut dapat menutupi mulut dan hidung anak.

Hal ini akan menjadi sulit bagi bayi untuk bernapas.

Pada 3 Juli lalu, Sloan menulis sebuah penghormatan terakhir untuk bayi laki-lakinya. Ia mengatakan:

"Pelangi kami, waktu singkatmu di bumi ini punya berkat yang begitu banyak. Kau adalah hadiah untuk semua orang yang mengenalmu, dan inspirasi bagi semua orang yang tidak mengenalmu. Kematianmu telah membawa pengaruh untuk dunia ini, dan telah meninggalkan kekosongan yang dirasakan oleh begitu banyak orang.

Bukti bahwa hidupmu dipenuhi begitu banyak cahaya dan rahmat. Kau tidak bisa lagi menjalani impian kita untukmu, namun impian kita adalah di mana kita akan menemukan kamu selamanya.

Kita akan selamanya terjebak dalam ruang antara dunia ini, ruang yang sekarang kau miliki untuk kita. Kerinduan kami untukmu adalah kekal.

Kau telah berada di dalam sinar matahari, awan, hujan. Kau adalah setiap sinar, setiap bayangan, setiap tetes air hujan yang akan kita lihat lagi. Sloan Valor Derosier, tanggal 4 Desember 2016 - 3 Juli 2017 "

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas