Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Wabah Difteri

Difteri Mengganas di Tangerang, Dinas Kesehatan Kesulitan Lakukan Vaksinasi karena Ini

Muncuknya korban penyakit difteri di Tangerang ternyata tak lepas dari masalah pencegahan penyakit mematikan ini.

Difteri Mengganas di Tangerang, Dinas Kesehatan Kesulitan Lakukan Vaksinasi karena Ini
SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
VAKSINASI DIFTERI - Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016). Pemberian vaksin pada siswa ini untuk mecegah penularan penyakit Difteri yang telah menjangkiti enam siswa dan satu guru di sekolah tersebut. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Muncuknya korban penyakit difteri di Tangerang ternyata tak lepas dari masalah pencegahan penyakit mematikan ini.

Khusus di Kota Tangerang, jumlah kasus difteri sampai dengan tanggal 5 Desember 2017 sebanyak 7 orang. Semua pasien sudah sembuh dan dipulangkan ke rumahnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Lisa Puspadewi.

Ia pun menjelaskan masalah utama yang menyebabkan seseorang terjangkit difteri.

"Masalahnya orangtua tidak mengizinkan anaknya untuk diimunisasi. Dan orangtua juga banyak yang anti-vaksinasi," ujar Lisa kepada Warta Kota, Kamis (7/12/2017).

Padahal program imunisasi sudah diprioritaskan oleh Pemerintahan Kota Tangerang.

Semua anggaran juga dibebankan ke APBD. "Jadi imunisasi ini kami berikan secara gratis," ucap Lisa.

Menurutnya, program imunisasi itu juga digelar secara rutin. Dilaksanakan di Posyandu maupun kunjungan ke rumah masyarakat.

"Kami juga sudah melakukan langkah-langkah terkait kejadian luar biasa (KLB) difteri," kata Lisa.

Baca: Ganasnya Difteri Makan Korban! Seorang Bocah di Tangerang Meninggal Setelah Dirawat di Ruang Isolasi

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas