Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Membedakan Nyeri Dada Akibat Serangan Jantung atau GERD

GERD memiliki gejala yang mirip serangan jantung. Makanya sulit dibedakan dan membuat orang yang kena serangan jantung terlambat ditangani.

Membedakan Nyeri Dada Akibat Serangan Jantung atau GERD
Net
Ilustrasi serangan jantung 

TRIBUNNEWS.COM - Mungkin belum banyak orang mengenal istilah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). 

GERD yaitu keadaan saat asam lambung kembali masuk ke dalam saluran yang menghubungkan tenggorokan ke perut dan kerongkongan.

Salah satu gejala yang paling dominan pada penyakit GERD adalah nyeri di bagian dada, layaknya serangan jantung. Itulah yang membuatnya sulit dibedakan.

Kemiripan gejala itu terjadi karena saraf di lambung dan jantung tidak memberi sinyal yang akurat ke otak mengenai sumber rasa nyerinya.

Baca: Gagal Diet Melangsingkan Tubuh, Mungkin Wanita Ini Bisa Jadi Inspirasi

"Saraf di dada memang tidak spesifik, jika seseorang jarinya kepukul palu, ia akan langsung tahu jari mana yang terpukul. Tetapi, jika seseorang luka di jantung, paru, pankreas, atau lambung, semuanya akan memberi gejala nyeri di bagian dada," kata Stephen Kopecky, dokter spesialis jantung di Mayo Clinic Rochester.

Tak heran bila gejala GERD dan serangan jantung sulit dibedakan.

Hal ini juga membuat banyak pasien serangan jantung memiliki gejala yang ringan atau bahkan tak bergejala, sehingga pertolongan medis terlambat diberikan.

Meski demikian, ada beberapa cara untuk membedakan kedua kondisi itu.

Bila gejalanya terkait dengan masalah jantung, kita akan merasa ada tekanan di dada, sensasi terbakar, dan rasa sangat sesak.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas