Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kenali Maag, Penyebabnya Tak Melulu Pola Makan Berantakan

Penyakit maag menjadi ketakutan masyarakat luas. Sebab, penyakit yang kerap diabaikan tingkat risikonya ini, kerap jadi faktor munculnya sakit kronis.

Kenali Maag, Penyebabnya Tak Melulu Pola Makan Berantakan
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Penyakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit maag menjadi ketakutan masyarakat luas.

Sebab, penyakit yang kerap diabaikan tingkat risikonya ini kerap menjadi faktor munculnya berbagai penyakit yang makin berbahaya lagi.

Penyakit maag atau bahasa ilmiahnya gastriris, merupakan kondisi dimana lambung mengalami tingkat keasaman yang tinggi. Akibatnya, lambung mengalami infeksi akibat bakteri yang bersarang di lambung.

Bagi kebanyakan manusia, pola makan berantakan, misalnya telat makan atau menunda makan, merupakan faktor utama terjadinya penyakit asam lambung ini.

Akan tetapi, gastritis bisa terjadi kapan saja atau bahkan bisa muncul perlahan, seiring kebiasaan buruk yang justru kerap diabaikan ini.

Dilansir dari Mayo Clinic, penyakit maag atau gastritis ini dibagi menjadi dua kondisi, yaitu gastritis akut, di mana penderitanya mengalami penyakit ini secara tiba-tiba.

Kemudian gastritis kronis, di mana penderitanya sudah merasakan penyakit ini secara perlahan, dari waktu ke waktu.

Penyakit ini umumnya dipicu karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan juga soda sehingga menyebabkan infeksi pada lambung. Bagaimana pun keadaannya, penyakit maag ini bukan penyakit yang bisa disepelekan.

Ini karena perlakuan atau pengobatan yang salah pada penderita maag dapat berisiko terserangnya kanker perut.

Bila seseorang telah divonis mengalami penyakit asam lambung ini, biasanya mereka berusaha menghindari pantangan kebiasaan dan juga membantu dengan menjalani pengobatan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas