Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Peneliti Ungkap Butuh 15 Tahun untuk Pulih Setelah Seseorang Stop Merokok

Banyak penelitian dan pakar kesehatan menyebutkan tentang bahaya yang ditimbulkan dari merokok.

Peneliti Ungkap Butuh 15 Tahun untuk Pulih Setelah Seseorang Stop Merokok
Pixabay
Ilustrasi rokok 

TRIBUNNEWS.COM - Banyak penelitian dan pakar kesehatan menyebutkan tentang bahaya yang ditimbulkan dari merokok.

Untuk itulah disarankan bagi perokok setidaknya untuk berhenti karena alasan kesehatan.

Meski si perokok telah berhenti, setidaknya dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membuatnya kembali pulih dari efek rokok di dalam tubuhnya.

Melansir Dailymail, setidaknya perokok harus menunggu selama 15 tahun setelah berhanti merokok.

Hal ini untuk menghilangkan dampak sebagai perokok untuk penyakit jantung dan risiko stroke ke tingkat normal.

Penelitian sebelumnya menunjukkan risiko stroke oleh mantan perokok stabil dalam lima tahun, tetapi penelitian baru menunjukkan mungkin butuh waktu tiga kali lipat.

Laporan, yang akan dipresentasikan di konferensi American Heart Association, adalah yang pertama untuk memeriksa koneksi dalam kelompok orang hidup.

Setelah menganalisis data pada 8.700 orang yang mencakup usia 50 tahun.

Para peneliti di Vanderbilt menemukan bahwa butuh lebih dari satu dekade bagi jantung perokok untuk melepaskan diri dari kerusakan nikotin, tembakau, dan segudang bahan kimia lain dalam rokok.

Kabar baiknya, jantung dan pembuluh darah adalah yang tercepat untuk pulih dari kerusakan merokok, jelas penulis utama Meredith Duncan, seorang mahasiswa PhD di Vanderbilt University Medical Center. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Intisari
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas