Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tidak Semua Orang Bisa Makan Bayam, Dalam Kondisi Tertentu Malah Bisa Berdampak Buruk

Konsumsi bayam memberi banyak manfaat kesehatan. Namun, ada pula efek samping yang ditimbulkan bagi seseorang yang punya masalah kesehatan tertentu.

Tidak Semua Orang Bisa Makan Bayam, Dalam Kondisi Tertentu Malah Bisa Berdampak Buruk
disehat.com
Mengonsumsi seporsi bayam sekali atau dua kali dalam sehari baik untuk otak dan mencegah penurunan kemampuan kognitif. 

TRIBUNNEWS.COM - Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang banyak digemari, dari anak kecil hingga orang dewasa. Selain untuk sayur, bayam juga kerap diolah menjadi jus yang menyehatkan.

Bayam telah digunakan oleh berbagai budaya sepanjang sejarah, terutama di Mediterania, Timur Tengah, dan masakan Asia Tenggara.

Mengonsumsi bayam memberikan banyak manfaat kesehatan, di antaranya mengontrol glukosa darah pada penderita diabetes, menurunkan risiko kanker, meningkatkan kesehatan tulang, serta memasok mineral dan vitamin untuk tubuh.

Meski memiliki banyak manfaat, bayam juga bisa memberikan efek samping. Orang-orang dengan kondisi ini sebaiknya mengurangi konsumsi bayam karena bisa memperparah keadaan.

1. Asam urat

Bayam tinggi akan kandungan purin yang setelah metabolisme tubuh akan meningkatkan jumlah asam urat. Jadi, jika Anda rentan terhadap penyakit asam urat, segera hentikan konsumsi bayam yang berlebihan.

Karena jika diteruskan, kita akhirnya akan mengalami nyeri sendi yang serius, peradangan dan pembengkakan.

2. Batu ginjal

Bayam mengandung sejumlah besar purin. Ketika tertelan ke dalam tubuh dalam jumlah berlebih, purin akan diubah menjadi asam urat.

Ini sangat buruk untuk kesehatan ginjalkarena keberadaan asam urat yang berlebihan dapat meningkatkan pengendapan kalsium di ginjal yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas