Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Yang Perlu Diperhatikan Saat Luka Bekas Operasi Caesar Terasa Panas dan Gatal

Bekas luka operasi caesar itu tak jarang meninggalkan rasa panas dan gatal. Hal itu wajar terjadi. Tapi bisa jadi menandakan terjadinya infeksi.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Luka Bekas Operasi Caesar Terasa Panas dan Gatal
Kompas.com
Ilustrasi operasi caesar. 

TRIBUNNEWS.COM - Saat menjalani operasi caesar, kulit Anda akan disayat sekitar 20 sentimeter di bawah perut atau tepat di atas tulang kemaluan. 

Sayatan ini lantas akan meninggalkan bekas luka yang perlu untuk diperhatikan. Sayangnya, tak jarang ibu yang mengeluh bekas luka tersebut terasa panas dan gatal

Bekas luka yang terasa panas dan gatal sebenarnya wajar saja terjadi. Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 minggu hingga bekas luka benar-benar sembuh. 

Namun hati-hati, dalam beberapa kasus bekas luka yang terasa panas dan gatal bisa menandakan terjadinya infeksi. 

Baca: Tips Travelling untuk Ibu Hamil ala Maya Septha: Perhatikan Kualitas Koper

Para dokter biasanya menyebutkan infeksi ini sebagai infeksi situs bedah atau SSI. Saat seseorang menjalani infeksi, ia kemungkinan mengalami infeksi situs bedah sekitar 1-3 persen.

Infeksi situs bedah biasanya terjadi dalam 30 hari setelah operasi.

Centers for Disease Control and Prevention atau CDC menjelaskan setidaknya 3 jenis infeksi situs bedah:

1. Insisional superfisial SSI: Infeksi ini terjadi hanya di daerah kulit di mana sayatan dibuat.

Baca: Ibu Hamil Kena Benturan? Ini yang Perlu Diketahui

2. Deep incisional SSI: Infeksi ini terjadi di bawah area insisi di otot dan jaringan di sekitar otot.

3. Organ or space SSI: Jenis infeksi ini terjadi di area mana pun di tubuh selain kulit, otot, dan jaringan sekitarnya yang terlibat dalam operasi. Termasuk organ tubuh atau ruang antar organ.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas