Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Anda Hobi Ngemil? Waspada! Kalau Terlalu Sering Dilakukan Ini yang Terjadi Pada Kekebalan Tubuh

Bagi mereka yang ngemil sepanjang waktu, tubuh kemungkinan besar akan mengalami peradangan konstan.

Anda Hobi Ngemil? Waspada! Kalau Terlalu Sering Dilakukan Ini yang Terjadi Pada Kekebalan Tubuh
Bakery and Snacks
Ilustrasi Ngemil 

TRIBUNNEWSA.COM - Di sela waktu makan tiga kali sehari kita biasanya akan mengisi perut dengan makanan kecil atau camilan.

Kebiasaan ngemil sebenarnya bisa menyehatkan, tergantung jenis asupannya.

Pola makan tiga kali sehari menurut sejarah mulai muncul pada abad ke 18.

Tetapi manusia modern kini makan lebih sering daripada sebelumnya dan seringkali melebihi waktu makan.

Manusia saat ini memiliki pola makan yang tidak menentu.

Kebanyakan orang bahkan lebih suka ngemil dari pada makan tiga kali pada waktu "yang umum".

Tubuh kita memiliki dua jenis metabolisme: puasa (tanpa makanan) dan pasca-makan.

Kondisi tubuh pasca makan merupakan fase penyerapan yang merupakan waktu aktif secara metabolik untuk tubuh.

Baca: Kalender Puasa 2019, Puasa Wajib hingga Sunnah, Catat dan Simpan!

Pada periode ini juga aktifinya sistem kekebalan tubuh. Peradangan akibat makan Ketika kita makan, kita tidak hanya menyerap nutrisi.

Tapi, kita juga memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan respon peradangan (inflamasi) transien.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas