Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sempat Diminta Hentikan Layanan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Tangsel Kembali Layani Pasien

Ada tiga rumah sakit di Tangerang Selatan (Tangsel) yang dikabarkan berhenti melayani pasien BPJS, karena sedang dalam rekredensial.

Sempat Diminta Hentikan Layanan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Tangsel Kembali Layani Pasien
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Petugas menunjukkan prosedur kepengurusan kartu BPJS Kesehatan kepada masyarakat di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam, Rabu (19/12/2018). Terbitnya Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 diharapkan mampu menyatukan regulasi setiap instansi terkait peleyanan BPJS Kesehatan. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN -  Ada tiga rumah sakit di Tangerang Selatan (Tangsel) yang dikabarkan berhenti melayani pasien BPJS, karena sedang dalam rekredensial.

Hal ini dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Deden Deni.

Rekredensial merupakan semacam evaluasi terhadap sertifikasi yang sudah diberikan hal kelayakan rumah sakit tersebut untuk melayani pasien BPJS.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga rumah sakit itu adalah rumah sakit Vitalaya, Bunda Dalima dan Aria Sentra Medika.

Rumah Sakit Vitalaya, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (8/1/2019).
Rumah Sakit Vitalaya, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (8/1/2019). (TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

"Sebelum MoU dengan BPJS, BPJS rekredensial dulu, harus ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, izin operasional, SDM jumlah minimalnya, izin operasional, izin SIP, perawat dan dokter," jelas Deden saat dihubungi awak media, Rabu (9/1/2019).

Namun jika hasil rekredensial itu sudah selesai dan dinyatakan layak, rumah sakit tersebut akan kembali melayani pasien BPJS.

Pantauan TribunJakarta.com, Rabu (9/1/2019), rumah sakit Vitalaya sudah kembali membuka pelayanan untuk pasien BPJS.

Kabar tentang pemberhentian pelayanan terhadap pengguna BPJS sempat membuat geger warga.

Terlebih Tangsel belum lama mendapat predikat Universal Health Coverage (UHC), dengan 99% mengover biaya BPJS bagi warganya.

Predikat UHC seharusnya membuat pemerintah kota (Pemkot) memperbanyak rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan BPJS.

Hal itu akan mengurai pasien yang banyak menumpuk di RSU Tangsel.

Deden mengatakan pihaknya akan terus berupaya maksimal agar semakin banyak rumah sakit yang mau bekerja sama dengan BPJS.

"Pada akhirnya kan harus semuanya BPJS, pada akhirnya semuanya harus bekerja sama, nanti di-mapping dulu. Kan dari 29 rumah sakit, 13 yang sudah MoU sama BPJS. Kita dorong semaksimal mungkin supaya semua rumah sakit bekerja sama dengan BPJS," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Sebut 3 Rumah Sakit Berhenti Layani Pasien BPJS Karena Rekredensial,

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas