Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Alasan Medis Kenapa Kentut dan Sendawa Jangan Ditahan-tahan

Kentut dan sendawa sembarangan memang tidak sopan, tetapi menahan-nahan kentut juga bukan hal yang dianjurkan.

Alasan Medis Kenapa Kentut dan Sendawa Jangan Ditahan-tahan
iStockphoto
Ilustrasi buang angin alias kentut. (iStockphoto) 

TRIBUNNEWS.COM - Kentut dan sendawa merupakan hal yang alami untuk terjadi.

Namun, terkadang budaya yang ada di masyarakat membuat kita tidak enak untuk membuang gas, karena adanya anggapan tidak sopan.

Kentut dan sendawa  sembarangan memang tidak sopan, tetapi menahan-nahan kentut juga bukan hal yang dianjurkan.

Meski tidak berakibat sangat fatal, tetap ada risiko yang harus ditanggung jika gas berlebih di saluran pencernaan tidak dibebaskan.

Baca: Air Kencing Berbusa, Bisa Jadi Anda Punya Masalah Kesehatan

Baca: 7 Bahan Alami Bantu Perokok Hentikan Kebiasaan Buruknya

Sebelumnya, pernahkah bertanya-tanya bagaimana bisa terjadi kentut? Kentut berasal dari gas.

Ketika tubuh mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara.

Pertama, gas akan keluar melalui sendawa. Kedua, gas akan keluar dengan cara kentut yang keluar melalui anus. 

Baca: Mulan Jameela Enggan Bicarakan Suaminya dengan Awak Media

Sendawa dan kentut berasal dari kebanyakan menelan udara.

Ketika kita sedang berbicara atau mengunyah permen karet, menelan udara berlebihan memang tidak dapat dihindari.

Ada juga beberapa makanan yang dapat menyebabkan gas berlebihan. Makanan tersebut harus difermentasi sehingga menimbulkan asam dan gas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Grid.ID
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas