Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Masyarakat Antusias Registrasi Ulang SIM Card

Pemerintah optimistis pelaksanaan registrasi SIM card akan tuntas pada Februari 2018. Terlebih lagi, jumlah pendaftar yang terdata sudah 46 juta orang

Masyarakat Antusias Registrasi Ulang SIM Card
Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan hingga awal November 2017 tercatat 54.347.072 pelanggan kartu prabayar yang mendaftar ulang. Hal itu disampaikan saat diskusi FMB9 di kantor Kementerian Kominfo, Selasa 97/11/2017) 

Pemerintah optimistis pelaksanaan registrasi SIM card akan tuntas pada Februari 2018. Terlebih lagi, jumlah pendaftar yang terdata hingga awal November 2017 mencapai 46 juta orang.

"Saya optimistis bahwa program kita oke dan target registrasi dapat tercapai semua," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen PPI) Ahmad M Ramli, Selasa (7/11/2017). 

Melalui program tersebut, jumlah pasti nomor yang masih aktif atau tidak digunakan bisa diketahui, seperti dikatakannya dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertema "Kontroversi Registrasi SIM Card: Nyaman, Aman, dan Menguntungkan Siapa?" di Gedung Kemkominfo.

"Jadi, melalui registrasi itu bisa diketahui jumlah semua nomor yang diperlukan dan aktif," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, antusiasme masyarakat yang cukup tinggi untuk menyukseskan program tersebut tampak dalam data yang dimilikinya. 

"Data kami menunjukkan hingga hari ini sudah 54.347.072 pelanggan kartu yang mendaftar ulang. Itulah sebabnya saya bahkan optimistis sebelum Februari 2018 sudah tuntas," katanya. 

Masyarakat antusias mendaftar

Hingga Selasa (7/11/2017) pukul 12.30 WIB, jumlah pengguna ponsel yang sudah mendaftar ulang kartu SIM-nya sebanyak 46.559.400 pengguna. Angka tersebut dicapai dalam satu minggu sejak 31 Oktober 2017 hingga sekarang.

"Berarti masyarakat antusias mendaftar ulang dan ingin datanya valid,” ujar Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys.

Registrasi kartu SIM memang bukan hal baru. Pendaftaran kartu SIM telah dilakukan sejak 2005. Namun, data yang masuk sulit untuk divalidasi.  

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas