Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kerasnya Dunia Kerja: Hanya yang Profesional dan Memiliki Kapabilitas yang Akan Bertahan

Pertamina (Persero) kembali mempercayakan calon karyawannya menempuh pendidikan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi.

Kerasnya Dunia Kerja: Hanya yang Profesional dan Memiliki Kapabilitas yang Akan Bertahan
BPSDM ESDM
Diklat berjudul “Bimbingan Keahlian Juru teknik (BKJT)” tersebut di buka pada hari Senin, (19/11/2018), di Aula PPSDM Migas, Jalan Sorogo 1 Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah. 

PT Pertamina (Persero) kembali mempercayakan calon karyawannya menempuh pendidikan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas).

Diklat berjudul “Bimbingan Keahlian Juru teknik (BKJT)” tersebut di buka pada hari Senin, (19/11/2018), di Aula PPSDM Migas, Jalan Sorogo 1 Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Mewakili manajemen PT Pertamina (Persero), Ardian Priambodo, Assistant manajer Education Program dalam sambutannya menyampaikan bahwa PT Pertamina (Persero) sangat percaya PPSDM Migas memiliki kemampuan dan pengalaman memenuhi kebutuhan PT Pertamina (Persero) akan pengembangan Sumber Daya Manusia melalui program Wawasan Fungsi.

“PT Pertamina sedang memasuki era baru yang lebih kompetitif dan dinamis, yang menuntut adanya SDM kelas dunia. Hanya mereka yang mampu bersikap profesional dan memiliki kapabilitas yang baik yang akan bisa bertahan dan dipertahankan,” imbuhnya.

Menambahkan apa yang telah disampaikan Ardian Priambodo, Kepala PPSDM Migas, Wakhid Hasyim, dalam sambutannya mengatakan satu-satunya kunci menjadi yang terbaik adalah tekad kuat, terus berusaha dan pantang menyerah.

“Jangan hanya bercita-cita menjadi operator tapi bercita-citalah bahwa suatu saat nanti kalian akan menjadi pimpinan tertinggi di Pertamina,” ujarnya.

Diklat BKJT yang diikuti 337 orang peserta berlatar belakang pendidikan Sekolah Menengah Atas yang terbagi dalam 10 kelas BKJT Proses dan kelas Elektrik, Mekanik – Sipil, dan masing-masing 1 kelas Instrumentasi serta HSE.

Diklat berlangsung selama 4 minggu dengan total jumlah jam pelajaran sebanyak 204 JP.

Tujuan dari Diklat ini adalah membekali peserta dengan pelajaran teori dan praktek laboratorium dalam bidang hulu migas, proses dan non proses, mekanik, elektrik, instrumentasi dan HSE serta pemasaran produk migas dan energi yang relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pekerjaaan. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas