Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

2019, Akses Broadband Harus Dinikmati Semua Kabupaten dan Kota di Indonesia

Menteri Kominfo Rudiantara menyampaikan semua kabupaten dan kota di Indonesia di tahun 2019 harus sudah mendapat akses broadband.

2019, Akses Broadband Harus Dinikmati Semua Kabupaten dan Kota di Indonesia
dok.kominfo
Menteri Kominfo Rudiantara saat berbagi pengalaman dan pengetahuan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) Proyek KPBU, dalam Indonesia Public Private Partnerships (PPP) Day Tahun 2016 di Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2006). 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  –   Menteri Kominfo Rudiantara menyampaikan  semua kabupaten dan kota di Indonesia di tahun 2019 harus sudah mendapat akses  broadband. Target itu sesuai dengan Visi Nawa Cita yakni membangun Indonesia mulai dari pinggiran.

"Dengan adanya akses broadband diharapkan menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Menteri Kominfo Rudiantara saat berbagi pengalaman dan pengetahuan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) Proyek KPBU, dalam Indonesia Public  Private Partnerships (PPP) Day Tahun 2016 di Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2006).

Menkominfo menambahkan pola pembangunan konektivitas internet telah menggunakan pola pendekatan Indonesia Sentris atau menyebar ke seluruh Tanah Air.

“Kita tidak lagi Jakarta atau Jawa Centris tetapi menggunakan pola pendekatan Indonesia Sentris”, tegas Rudiantara.

Percepatan pembangunan infrastruktur memang menjadi fokus penting dari percepatan pembangunan, dan melalui program Palapa Ring Pemerintah akan membuat seluruh Kabupaten dan  Kota di Indonesia akan terkoneksi pada tahun 2019.

“Saat ini sudah dilakukan groundbreaking Palapa Ring Paket Barat  di Singkawang  Kalimantan Barat dan  Paket Tengah di Morotai Maluku Utara”, jelas Menkominfo.

Dalam kesempatan ini Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengatakan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia perlu dilakukan agar bisa mengurangi ketimpangan ekonomi, sehingga pembangunan diberbagai daerah bisa merata.  

“Indonesia negara middle income, penduduk muda, dan investasi besar. Agar kompetitif mengaddress isu kemiskinan dan kesenjangan, maka kebutuhan membangun infrastruktur menjadi sangat-sangat urgent”, tuturnya

PPP Day tahun 2016 yang pertama kali diadakan di Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur pencapaian pemerintah dalam melakukan terobosan atau inovasi pembiayaan pembangunan.

PPP atau kerjasama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) merupakan kebijakan yang telah digagas lebih kurang 10 Tahun yang lalu sejak keluarnya Perpres Nomor 67 Tahun 2005.

PPP day  2016 mengambil tema “Innovative Fiscal Support For Better Public Services”.  Dalam kegiatan tersebut diberikan  penghargaan  sebagai bentuk apresiasi Kementerian Keuangan kepada kepada Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK)  atas komitmen dan keberhasilannya dalam membangun proyek infrastruktur dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Advertorial
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas