Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Menkominfo : "Keberanian Mengubah Proses Bisnis Jadi Kunci Pengelolaan Industri Teknologi"

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan Keynote Speech Acara TOP IT & TOP Telco 2016 di Balai Kartini, Rabu (23/11/2016).

Menkominfo :
dok.kominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan Keynote Speech Acara TOP IT & TOP Telco 2016 di Balai Kartini, Rabu (23/11/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – Kunci pengelolaan industri teknologi bukan pada kecanggihan teknologi, namun pada keberanian mengubah proses bisnis.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat memberikan Keynote Speech Acara TOP IT & TOP Telco 2016 di Balai Kartini, Rabu (23/11/2016).

“Berdasarkan pengalaman saya yang masih pendek ini selama dua tahun mengelola industri TIK (teknologi informasi dan komunikasi) kuncinya bukan kecanggihan teknologi, tapi kepada penguasaan proses bisnis. Yang dibutuhkan adalah keberanian mengubah proses bisnis, itulah inti dari proses transformasi digital,” jelasnya.

Pemerintah pun, lanjutnya, juga dapat melakukan penyederhanaan dalam proses tersebut.

Menteri Rudianatara menyontohkan dalam bidang perizinan pemerintah pada Tahun 2015 Kementerian Kominfo mengeluarkan 8 (delapan) Peraturan Menteri yang tujuannya untuk memotong proses hari kerja dalam mendapatkan izin, menyederhanakan jenis perizinan, pemberdayaan dalam proses pengeluaran izin, serta memotong mata rantai birokrasi dalam proses pemberian izin televisi.

Lebih lanjut Rudiantara menjelaskan bahwa TIK hanyalah sebagai tools, enabler dari masing-masing organisasi dan korporasi, baik swasta maupun pemerintah.

“Yang berbeda adalah ukurannya. Kalau di korporasi, selalu dihitung dengan rupiah. Sedangkan di pemerintahan adalah kepuasan masyarakat. Tetapi sama, berapa proses yang kita keluarkan, berapa income-nya, kemudian berapa kepuasan masyarakat,” jelas Rudiantara.

Di akhir paparan singkatnya, Menteri Rudiantara kembali berpesan untuk berani mengubah proses bisnis yang ada, baik sektor swasta maupun pemerintahan, dengan governance yang lebih baik lagi.

“TIK tidak boleh dilihat hanya untuk kepentingan sendiri, namun harus menjadi enabler pertumbuhan ekonomi, perbaikan kinerja perusahaan, dan enabler dari perubahan tatanan sosial masyarakat yang lebih baik lagi,” tutup Rudiantara.

Acara Top IT & Top Telco 2016 bertema “Digital Transformation, The Key to Drive Business” merupakan ajang penganugerahan bagi perusahaan swasta dan pemerintah dalam pengembangan dan pemanfaatan TIK.

Menteri Rudiantara, yang hadir mewakili Wakil Presiden Jusuf Kalla, berkesempatan menyerahkan Penghargaan kepada Pemenang Kategori ICT Leadership Award 2016. Pemenang dalam kategori tersebut berasal dari sektor swasta, sektor pemerintahan, termasuk pemerintah daerah. 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Advertorial
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas