Tribunnews.com

Cara Sukses Jalin Hubungan Jarak Jauh

Minggu, 11 April 2010 02:50 WIB
Cara Sukses Jalin Hubungan Jarak Jauh
net
ilustrasi
TRIBUNNEWS.COM- Cinta menembus ruang dan waktu. Tak kenal jarak dan bisa bersemi kapan pun. Banyak bermunculan pasangan yang terpisahkan oleh gunung, laut, kota, provinsi, negara bahkkan benua sekalipun. Terlebih era modern saat ini yang bisa berkomunikasi audio dan video visual secara langsung menggunakan alat canggih yang murah meriah.

Tidak hanya blackberry atau handphone yang dilengkapi dengan 3G tapi laptop pun lebih memadai dengan ukuran sesuai keinginan. Program software nya pun mudah didapat dan praktis digunakan oleh pengguna internet termasuk yang pemula.

Pasangan semacam ini memang punya tantangan dan cara tersendiri untuk menjalin kemesraan. Bekal utama adalah kepercayaan dan cinta yang kuat bisa mempertahankan hubungan ini. Agar hubungan cinta jarak jauh bisa terjalin dengan langgeng, perkawinan dipertahankan dan keharmonisan tidak terganjal maka ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

1. Komunikasi
Zaman sekarang semuanya sudah serba mudah. Walau beda benua banyak alternatif komunikasi yang bisa ditempuh. Selain telepon, dengan kecanggihan internet ngobrol lewat chatting bisa dilakukan.

Mau kirim foto, sampai video semuanya serba mungkin. Apalagi biayanya juga jauh lebih murah. Tak ada lagi alasan untuk tak berkomunikasi. Ada keraguan, kecurigaan, atau perasaan lainnya, utarakan langsung pada sang kekasih. Jangan memendam dan menebak-nebak sendiri.

Tentang frekuensinya, sesuaikan dengan kegiatan masing-masing. Jangan sampai mengganggu dan membuat si dia kesal. Tapi disela-sela komunikasi elektronik, tak ada salahnya sekali-sekali diselingi dengan surat biasa lewat pos. Selain lebih personal, di surat biasa Anda bisa membubuhkan wewangian yang sering Anda gunakan sehingga menimbulkan perasaan nostalgia pada dirinya.

Jika si dia rindu pada makanan rumah tak ada salahnya sekali-sekali mengirim masakan favorit dia. Tapi sebelum itu cek dulu dengan perusahaan pengiriman atau kantor pos tentang prosedur pengiriman makanan.

2. Buat kejutan
Kejutan seringkali menjadi penyegar suatu hubungan. Untuk yang jarak jauh bisa memanfaatkan jasa pengiriman. Sesekali mengirim bunga bisa menjadi penawar rindu yang romantis. Jika memang ada waktu yang cukup untuk liburan kejutkan dia dengan datang ke kotanya.

Tapi ingat juga kesibukannya, jangan terlalu banyak menuntut waktunya. Jika memungkinkan, cari tahu dulu jadwal dia pada hari itu. Kunjungan Anda juga tak perlu lama-lama, yang penting perasaan rindu sudah terobati.

3. Tetapkan peraturan
Untuk menghindari salah paham dan hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya Anda menetapkan beberapa aturan dasar. Misalnya, berapa lama harus bertemu, apakah setiap hari harus menelepon, adakah hari khusus dimana Anda harus bertemu, serta berbagai aturan main lainnya.

4. Antisipasi segala kemungkinan
Namanya hubungan jarak jauh, faktor penghalang pasti banyak menghadang. Walaupun sudah buat rencana Anda harus selalu siap untuk kemungkinan terburuk. Misalnya ketika sudah janji bertemu, kekasih Anda ada meeting tiba-tiba. Atau bisa saja Anda tak bisa pergi bertemu dia karena sahabat perlu teman curhat setelah putus dari pacar. Atau kerabat bahkan anak yang lagi membutuhkan perhatian khusus.

5. Percaya dan Sabar
Ketika sudah berkomitmen untuk hubungan jarak jauh, kepercayaan pada pasangan sangat penting. Jika tak bisa percaya pada pasangan sebaiknya Anda berpikir dua kali sebelum menjalani hubungan jarak jauh. Anda bisa lelah sendiri disiksa kecurigaan dan karena tak bisa selalu mengawasi sang kekasih.

Jika ada perasaan curiga atau gelisah, langsung ungkapkan kepadanya. Jangan dipendam sendiri dan berkembang menjadi masalah. Keadaan emosi memang sulit dikontrol. Kadang kesal sedikit bisa jadi masalah. Khusus untuk pasangan jarak jauh, kesabaran adalah aspek yang penting.

Biasanya emosi pasangan pada hubungan jarak jauh lebih mudah meledak. Padahal seharusnya pasangan tersebut sangat menghargai saat-saat ketika mereka bertelepon atau bertemu.

Karena itu, jika timbul masalah sebaiknya coba bersabar dan jangan langsung meledak. Ingat, pertemuan dan komunikasi yang cukup sulit sebaiknya diisi dengan hal-hal yang menyenangkan supaya hubungan lebih mesra. Selalu akhiri pembicaraan dengan kata-kata yang manis.

6. Timbang baik dan buruknya
Tidak semua orang bisa menjalani hubungan jarak jauh dengan baik. Perlu banyak kesabaran dan usaha untuk melewati itu semua. Coba pertimbangkan positif dan negatif hubungan yang tengah dijalani. Apakah Anda dan pasangan bahagia? Apakah Anda lebih sering bertengkar daripada bermesraan?

Apakah hubungan berubah menjadi buruk setelah kekasih pindah ke kota lain? Dan berbagai hal lainnya. Jika setelah ditimbang ternyata hal buruk lebih unggul, tak ada salahnya Anda berpikir dua kali untuk melanjutkan hubungan jarak jauh. Jangan tergesa-gesa mengakhiri hubungan, bicarakan dulu baik-baik dengan kekasih.

Beri alasan dan argumen yang tepat. Pada akhirnya, akan sangat baik jika Anda dan pasangan bisa menemukan jalan keluar. Siapa tahu adanya perubahan malah akan membuat lebih mesra. Tapi jika tidak kenyataan pahit memang harus ditempuh. Lagian siapa yang mau terus-terusan sedih dan menderita karena cinta.

7. Prediksi masa depan
Hubungan yang punya tujuan, pasti bikin Anda dan pasangan lebih semangat menjalaninya. Jika memang sudah saatnya tak ada salahnya menguatkan komitmen. Setidaknya jangan menghindar jika membicarakan hal tersebut. Suatu hubungan terutama jarak jauh perlu ‘iming-iming’ yang membuat Anda dan pasangan tetap kuat. Setidaknya ada sesuatu yang diharapkan dan dituju.

8. Bagi keluarga yang terpisahkan karena tugas, dinas maupun pekerjaan proyek yang mengharuskan jauh dari keluarga maka sangat baik melibatkan anak-anak dalam dialog.

Sesi dialog dengan anak, suara tawa dan tangis anak, percakapan dengan bahasa anak akan menjadi perekat sangat kuat. Carilah waktu yang pas untuk mengobrol dengan anak-anak demi memberikan harapan dan obat rindu. Tanamkan dan janjikan kepada mereka bahwa akan ada pertemuan membahagiakan yang telah ditunggu-tunggu.

Demikian juga kepada pasangan suami istri, carilah waktu yang tepat untuk mengadakan telepon seks, webcam seks, pembicaraan yang bisa merangsang pasangan, suara, desahan maupun cumbuan yang sudah biasa dilakukan saat bertemu sesungguhnya. Hal ini bisa menguatkan masing-masing pasangan dan menjaga untuk tetap setia. (berbagai sumber)
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved