Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Memelihara Kelinci untuk Bahagiakan Anak, Tepatkah?

Kelinci punya kebiasaan mengunyah untuk menjaga gigi mereka sehat dan bersih. Jangan meletakkan kandang kelinci berdekatan dengan tali elektronik.

Memelihara Kelinci untuk Bahagiakan Anak, Tepatkah?
KOMPAS TV
Bermain dengan kelinci di Rabbit Village, Novus Giri Resort and Spa, Puncak 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kelinci merupakan hewan peliharaan yang menggemaskan dan imut. Alasan inilah yang membuat banyak orang tertarik memelihara kelinci.

Anak-anak pun biasanya senang melihat dan bermain dengan kelinci. Kelinci yang melompat-lompat membuat anak terus tergerak untuk mengejarnya.

Selain itu, dibandingkan hewan peliharaan lainnya, kelinci cenderung lebih “pendiam” dan tidak menimbulkan suara yang membuat satu rumah bising.

Namun, sebelum buru-buru memutuskan memelihara kelinci, maka ada baiknya menyimak pro dan kontra dari memelihara kelinci oleh Laura Vissatiris, Animal Behaviourist.

Yang Pro

1. Memiliki hewan peliharaan menumbuhkan kemampuan kasih sayang pada anak dan berempati pada kebutuhan orang lain.

2. Anak-anak usia enam tahun atau lebih biasanya sudah bisa diberikan tanggung jawab. Jadi, pengalaman memiliki hewan peliharaan bisa menjadi sangat berharga.

3. Kelinci tidak memiliki ruangan yang luas. Kelinci lebih nyaman dan bahagia berada dalam kandang pada siang hari dan bermain di rumput menjelang senja.

4. Kelinci adalah hewan yang mampu menyayangi dan biasanya bulu serta tubuh mereka bersih. Selain itu, kelinci lebih mudah dilatih untuk buang air di tempatnya.

5. Umumnya, orang-orang yang alergi pada kucing dan anjing tidak memiliki kondisi serupa pada kelinci.

  Loading comments...
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas