Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ternyata makin Tinggi Topi Seorang Koki Makin Tinggi Jabatannya

Para koki dengan tanggung jawab dan pengalaman berbeda, akan menggunakan topi yang berbeda pula.

Ternyata makin Tinggi Topi Seorang Koki Makin Tinggi Jabatannya
ist
Ilustrasi Koki

TRIBUNNEWS.COM - Seragam seorang koki biasanya identik dengan warna putih bersih disertai sebuah topi, yang juga berwarna putih.

Tipe dan ukuran dari topi tersebut berbeda-beda. Ada yang pendek, tinggi, berlipat-lipat, hingga tanpa lipatan sedikit pun. Mengusut asal topi ini bisa dimulai dari 2.000 tahun yang lalu.

Di Asiria, sebuah kerajaan yang berpusat di Irak, seorang koki, terutama koki kerajaan, memiliki tempat yang cukup terhormat sekaligus ditakuti.

Dengan ‘hak’ untuk menyiapkan makanan bagi sang raja, koki dianggap mampu untuk meracuni raja.

Oleh karenanya, raja memutuskan untuk memberikan posisi yang istimewa untuk sang koki. Dia dibedakan dengan pegawai dapur yang lain dengan diberikan topi.

Itu untuk cerita di Asia. Untuk di Eropa ceritanya sedikit berbeda. Kewajiban untuk menghidangkan makanan seenak mungkin mengharuskan koki banyak membaca banyak buku tentang masakan.

Hal ini membuat sebagian besar orang menganggap mereka termasuk golongan pintar.

Sayangnya, titel tersebut justru menjadikan mereka, bersama para seniman dan filsuf, sasaran pihak kerajaan Yunani yang ingin memusnahkan para cendekiawan.

Untuk melindungi diri, mereka masuk ke Gereja Ortodoks Yunani dan mencoba berbaur dengan para biarawan.

Salah satu cara yang digunakan adalah menggunakan seragam yang mirip dengan ‘seragam’ para biarawan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas