Tribun Lifestyle
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Membaca Kepribadian Seseorang dari Caranya Berjabat Tangan

Ada beragam ekspresi dan cara orang berjabat tangan di situ. Sesungguhnya, cara seseorang berjabat tangan, bisa mengungkapkan kepribadiannya.

Membaca Kepribadian Seseorang dari Caranya Berjabat Tangan
intisari
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Berjabat tangan telah menjadi perilaku yang jamak. Jabat tangan bisa dilakukan dalam setiap momen pertemuan antara dua orang atau lebih.

Dalam momen yang sifatnya formal seperti Hari Raya Idul Fitri, misalnya, momen bermaaf-maafan disimbolkan dengan berjabat tangan.

Jabat tangan juga dilakukan dalam momen-momen untuk memelihara kekerabatan dan silaturrahmi. Ungkapan “selamat” juga kerap diwujudkan dengan berjabat tangan.

Ada juga saat-saat di mana dua orang sahabat atau karib kerabat bertemu dalam titik ruang dan waktu yang sama.

Mereka saling berpandangan, kemudian mengulurkan tangannya, saling jabat dan berpelukan.

Ada beragam ekspresi dan cara orang berjabat tangan di situ. Sesungguhnya, cara seseorang berjabat tangan, bisa mengungkapkan kepribadiannya.

Jika ia melakukannya dengan hangat dan bersemangat, segera tampak bahwa seluruh hatinya ikut mengiringinya.

Seolah-olah ia mau berkata: “Aku bersimpati padamu, kawan. Hari ini aku amat senang karena bertemu denganmu”. Ungkapan perasaan tulus seperti ini, tentu saja membawa pengaruh positif.

Namun nyatanya, kita banyak menemui orang-orang yang tidak mau berurusan dengan perkara jabat tangan ini.

Seringkali penyebabnya karena ketidaktahuan yang bersangkutan akan nilai-nilai yang terkandung dalam berjabat tangan. Macam-macam kejadian lucu atau konyol kadang terjadi waktu berjabat tangan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas