Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Semanggi I dan II

Mahasiswa: Adili Jenderal Pelanggar HAM!

Sejumlah mahasiswa dari Universitas Atma Jaya (UAJ) Jakarta, menggelar aksi unjuk rasa, memperingati 14 tahun tragedi Semanggi.

Mahasiswa: Adili Jenderal Pelanggar HAM!
tribunnews.com/edwin firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah mahasiswa dari Universitas Atma Jaya (UAJ) Jakarta, menggelar aksi unjuk rasa, memperingati 14 tahun tragedi Semanggi, Minggu (11/11/2012).

Aksi yang mereka namakan 'Kami Menolak Lupa' itu diikuti sekitar belasan mahasiswa-mahasiwi UAJ dan seorang perwakilan dari LSM KontraS, M Daud.

Dalam aksi itu mereka memasang berbagai spanduk hitam dengan tulisan berwarna putih di sepanjang jalan depan kampusnya.  Spanduk bertuliskan, antara lain "Adili Jenderal Pelanggar HAM" dan "Usut tuntas tragedi Semanggi 1".

Mereka juga memasang foto para korban dan melebarkan kain putih untuk tempat tandatangan sebagai dukungannya terhadap pengusutan tragedi kemanusiaan ini.

Dalam aksi ini, Ketua Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum UAJ, Patrick mendesak agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengusut kembali peristiwa tersebut.

"Kami kembali mendesak SBY untuk buat pengadilan HAM ad hoc atas tragedi Semanggi 1 dan 2," ujarnya saat ditemui di sela-sela aksi.

Patrick juga mendesak SBY menyeret beberapa oknum pejabat yang diduga terlibat tragedi Semanggi 1 dan 2 serta Tragedi Trisakti yang terjadi pada tahun 1998.

Di antaranya, Mantan Pangdam Jaya Syafrie Syamsoedin, Mantan Komandan Kostrad Prabowo Subianto, Mantan Kapolda Metro Jaya Noegroho Djayusman, Mantan Pangdam Jaya Djaja Soeparman serta Mantan Panglima ABRI Wiranto.

"Dengan menggunakan dan melanjutkan hasil penyelidikan KPP HAM Trisakti, Semanggi 1 dan 2 yang telah dikeluarkan Komnas HAM di tahun 2002 sebagai pijakan awal," ujarnya.

Aksi ini merupakan rangkaian sejak tanggal 8 November kemarin. Rangkaian acara tersebut yakni dengan pemutaran film, pameran foto. Kemudian, besok Senin akan ada kunjungan ke makam para korban dilanjutkan dengan aksi tabur bunga dan aksi ke Kejagung pada Selasa (13/11).

Menurutnya, aksi ini dilakukan sebagai kritik pada pemerintahan SBY yang menganggap masih menutup mata terhadap tragedi perlawanan mahasiswa itu.

(Edwin Firdaus)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Tragedi Semanggi I dan II

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas